Harapan KONI ke PRSI dalam Persiapan Menuju Olimpiade 2032

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Umum KONI, Marciano Norman, memberikan tantangan pada Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) agar bisa menyiapkan atletnya untuk masuk ke standar Olimpiade. Diharapkan, target itu bisa dicapai jelang persiapan menuju Olimpiade 2032.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia masih berpeluang mengirim lima perenangnya ke Olimpiade 2021 Tokyo. Mereka adalah I Gede Siman Sudartawa, Triady Fauzi Sidiq, Aflah Fadlan Prawira, Farrel Armandio Tangkas, dan Azzahra Permatahani.

Peluang paling besar tentu dimiliki Siman yang catatan waktunya mendekati limit A. Kendati demikian, bukan berarti perenang lain tak bisa lolos.

Target itulah yang ditekankan oleh Marciano. Dia ingin ke depannya lebih banyak perenang Indonesia yang bisa menembus limit A sebagai tiket lolos langsung ke Olimpiade.

"Insya Allah kalau kita (Indonesia) memenangkan bidding sebagai tuan rumah Olimpiade 2032, atlet renang Indonesia sudah masuk standar Olimpiade dan bisa merebut prestasi-prestasi terhormat untuk kita," kata Marciano kepada wartawan.

"Dari KONI meminta PRSI betul-betul mencari yang terbaik dalam arti dari pencari bakatnya dimaksimalkan sehingga dari semua pelosok Tanah Air bisa terjaring dengan baik," jelasnya.

Tak cuma atlet, Marciano juga berharap peningkatan dilakukan PRSI dari sisi pelatih. Mereka harus bisa mencari yang terbaik agar potensi perenang Indonesia bisa dimaksimalkan.

"Dari sisi kepelatihannya, para pelatih yang terbaik juga diberi ruang untuk berkontribusi dalam mempersiapkan atlet-atletnya," ucap pria 66 tahun.

"Secara organisasi sendiri, PRSI harus solid sehingga dari tata kelolanya baik dan soliditas antara pengurusnya juga bagus. Dengan begitu, Insya Allah akan melahirkan atlet-atlet yang baik," lanjut Marciano.

Di sisi lain, Ketua Umum PRSI, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan jika federasi yang dipimpinnya telah melakukan berbagai terobosan demi meraih prestasi tertinggi di level nasional maupun internasional.

Salah satu buktinya ketika polo air putra bisa mengakhiru dahaga medali emas SEA Games pada edisi 2019 silam.

"Selama lima tahun terakhir kami telah mendapat prestasi salah satunya polo air putra yang meraih medali emas di SEA Games," imbuh Anindya.

"Tapi, titik berat pembinaan atlet-atlet muda yang disampaikan Ketum KONI sangat benar sekali, karena kita ingin menatap dengan baik rencana Olimpiade supaya mudah-mudahan kita menjadi tuan rumah dan juga pemenang," tutur dia.

Sejauh ini, baru ada tiga perenang Indonesia yang tampil di Olimpiade, baik melalui undangan maupun wild card. Mereka adalah I Gede Siman Sudartawa, Glenn Victor Sutanto, dan Yessy Venisia Yosaputra.