Hardiknas 2021, Sri Mulyani Ingatkan Pentingnya Peran Pendidikan Mengubah Peradaban Bangsa

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, perubahan yang akibat pandemi Covid-19 tidak mudah bagi siapapun.

Seperti terkait penyelenggaraan proses belajar mengajar secara virtual. Bagi anak-anak, guru, maupun orang tua semua menghadapi tantangan ini.

"Dalam menghadapi perubahan yang luar biasa ini, kita semakin membuka mata dan menyadari betapa pentingnya peran pendidikan untuk dapat mengubah kemajuan dan peradaban bangsanya," kata Sri Mulyani dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2021, seperti dikutip dari laman Facebooknya, Minggu (2/5/2021).

Bendahara Negara ini mengatakan, di tengah kondisi yang sulit pemerintah pun bertekad mewujudkan reformasi struktural di bidang pendidikan.

Oleh karenanya, dia mengajak para guru, masyarakat terutama para orang tua, mari kita bergerak serentak wujudkan merdeka belajar.

"Terus pelihara semangat belajar anak-anak kita agar cita-citanya dapat terwujud. Tetap disiplin terapkan protokol kesehatan dalam seluruh aktivitas belajar mengajar!," ujarnya.

"Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021," tutup Sri Mulyani.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Nadiem Makarim: Pandemi Bukan Satu-satunya Tantangan Dunia Pendidikan

Nadiem Makarim (Sumber: Kemdikbud.go.id)
Nadiem Makarim (Sumber: Kemdikbud.go.id)

Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim menyatakan, momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dan yang perlu diperbaiki dalam sistem pendidikan Indonesia.

Hal tersebut, menurut Nadiem Makarim, sejalan dengan tema Hardiknas 2021 “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

“Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang,” tutur Nadiem dalam keterangannya, Minggu (2/5/2021).

Nadiem menuturkan, tantangan dunia pendidikan di Indonesia saat ini bukan hanya berupa pandemi Covid-19 yang memaksa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Krisis pandemi memberikan kesempatan kita bersama untuk menuai kemajuan. Kita perlu memahami bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang akan dan harus kita lalui bersama," katanya.

"Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi. Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia,” sambung Nadiem.

Saksikan Video Ini