Harga Ayam Melonjak di Kalimantan Tengah  

TEMPO.CO, Palangkaraya - Harga ayam potong di Palangkaraya dan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, melonjak dari Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram sejak dua hari ini. Kenaikan harga itu diduga karena pasokan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berkurang sementara permintaan tinggi.

Syahrin, pedagang ayam di Pasar Besar Palangkaraya, memilih menutup kiosnya. Ia beralasan dengan harga tinggi, konsumennya semakin berkurang. "Kami terpaksa berhenti berjualan daripada tekor," katanya, Ahad, 9 Juni 2013.

Ia melanjutkan, biasanya tokonya mendapatkan ayam dengan harga Rp 25 ribu dan dijual Rp 30 ribu. "Dengan harga segitu, para pembeli masih mau," katanya. Ia berharap pasokan ayam dari luar Kalimantan Selatan sehingga harga bisa kembali normal. "Omzet terus berkurang, lama-lama kami bisa gulung tikar," ujarnya.

Dari pantauan Tempo, pedagang ayam di Pasar Kahayan dan Pasar Rajawali pun memilih berhenti sementara. Para pedagang ayam menutup toko mereka dan tidak beraktivitas sampai harga kembali normal.

KARANA WW

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.