Harga Batu Bara Periode April Turun US$ 2 Per Ton

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Harga batu bara acuan Indonesia untuk penjualan spot dalam periode 1-30 April 2013 dilaporkan US$ 88,6 per metrik ton. Harga ini turun tipis dibandingkan harga pada Maret 2013 yang masih di tingkat US$ 90,09 per ton.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara, Edi Prasodjo, menyatakan penurunan harga ini adalah fluktuasi yang normal karena penurunannya tak terlalu tinggi. Namun, Edi memperkirakan harga batu bara tahun ini tak akan setinggi pada 2011.

»Kelihatannya harga tidak akan terlalu tinggi, karena suplai semakin banyak. Memang semakin dicari, tetapi yang produksi juga semakin banyak,” kata Edy ketika ditemui di Jakarta, Rabu malam, 10 April 2013.

Edy mengatakan, hingga Februari 2013, produksi batu bara Indonesia sudah mencapai 66 juta ton. Produksi hingga Februari ini, menurut Edi, naik sekitar 8 persen dibandingkan produksi 2012. Dia memperkirakan hingga akhir Maret 2013, produksi batu bara mencapai 90 juta ton.

»Produksi ini yang masuk ke pasar domestik 20 persen, sisanya masih diekspor ke India, Cina, Jepang, dan Korea. Umumnya memang ke Asia Timur,” kata Edi.

Dengan banyaknya permintaan batu bara, terutama dipicu oleh beroperasinya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), Edi mengakui produksi batu bara bisa mencapai 400 juta ton. Namun, Edi berharap produksi batu bara tak terlalu tinggi hingga menembus angka 400 juta ton.

»Itu (400 juta ton) terlalu tinggi. Ini juga jadi pemikiran kami, bagaimana strategi untuk menahan produksi karena bahan bakar ini selain sebagai komoditas juga sebagai energi,” kata Edi.

Pada 2013, Indonesia menargetkan produksi batu bara mencapai 390 juta ton. Dari jumlah tersebut, untuk kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO) ditetapkan 74,32 juta ton.

BERNADETTE CHRISTINA

Berita Terpopuler:

Kisah 'Memalukan' Persibo Bojonegoro di Hong Kong

Pembalap Asep Hendro Pekerjakan Pemuda Garut

Dipanggil Paksa, Dahlan Iskan Muncul di DPR

Video 'Damai' di Bea Cukai Bali Muncul di YouTube

Cucu Soeharto Segera Diadili

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...