Harga BBM bersubsidi Naik, Ini Perhitungan BI

PLASADANA.COM - Menyikapi rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, Bank Indonesia sudah menghitung dampaknya terhadap inflasi. Berapa asumsi kenaikan harga versi bank sentral?

Ekonom BI, Muslimin Anwar menjelaskan, ada dua skenario kebijakan yang telah dikaji. Pertama, asumsi kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar menjadi Rp 7.000 per liter untuk mobil pribadi, mobil dinas, sektor pertambangan dan perkebunan. Sedangkan untuk kendaraan umum dan sepeda motor tetap pada harga Rp 4.500.

Jika skenario ini yang diambil, akan memberikan sumbangan terhadap inflasi 0,79 persen. Inflasi akhir tahun menjadi sekitar 6,1 persen.

"Sumbangan terhadap inflasi dari kenaikan premium itu sekitar 0,76 persen sedangkan untuk kenaikan harga solar 0,03 persen," ujar Muslimin di Jakarta, Rabu (24/4).

Kedua, jika pemerintah menaikan harga jenis solar dan premium Rp 1.000 per liter. Kemudian, ada pembatasan BBM bersubsidi kendaraan pribadi di Jabodetabek, disusul empat kota besar: Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar. Maka sumbangan inflasi sebesar 2,16 persen terhadap inflasi tahunan. Totalnya menjadi 7,47.

"Perhitungan ini sudah memasukan kemungkinan naiknya tarif angkutan sebesar 18 persen akibat kenaikan harga BBM bersubsidi," tandasnya.

Muslimin menegaskan, kenaikan harga BBM bersubsidi berdampak pada kenaikan inflasi jangka pendek (paling lama 3 bulan). Namun akan berimbas positif terhadap perekonomian nasional.

"Misalnya, adanya penguatan nilai tukar rupiah dan membaiknya neraca pembayaran dalam jangka pendek, meskipun pertumbuhan ekonomi akan lebih rendah," tandasnya.

Penulis: Heru Budhiarto

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...