Harga BBM Naik, Konsumen Pertamax Juga Bertambah

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Merdeka.com
    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    MERDEKA.COM. Pemilihan umum legislatif telah berakhir. Fase selanjutnya ialah pemilihan presiden. Di fase kedua ini, dua partai politik dengan masing-masing capresnya dijagokan untuk juara yakni PDIP dengan Jokowi dan Gerindra dengan Prabowo.Dalam pileg lalu, berdasarkan hasil hitung cepat, dua partai ini menempati posisi empat besar peraup suara terbanyak bersanding bersama Golkar dan Demokrat. Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang kini tengah menjadi sorotan di sektor bisnis karena figur …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    TEMPO.CO , Jakarta: Meski memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian berharap konsumen bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa ditekan seiring dengan kenaikan harga BBM.

MS Hidayat, Menteri Perindustrian, berharap para pengguna mobil dan motor yang semula memakai premium beralih ke BBM non subsidi.

"Kami harapkan pembelinya itu tidak hanya membeli premium tapi pertamax juga," ujar Hidayat di acara Pemerintah RI bertemu delegasi PM Papua Nugini, di Hotel Grand Hyatt, Selasa (18/6/2013)

Hingga saat ini, pemerintah sedang mengurus administrasi perihal penetapan APBN-P 2013 untuk dimasukkan ke dalam Undang-Undang. Di dalam APBN-P tersebut, masuk anggaran Bantuan Langsung Sementara Masuk (BLSM) untuk bantuan kompensasi jika harga BBM bersubsidi naik.

MS Hidayat mengaku tak tahu mengenai pengumuman kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut. Namun diharapkan BBM bersubsidi naik dalam beberapa hari ke depan.

"Kan saat ini masih ada proses dan sedang dibicarakan. Saya bilang, saya hanya bisa bicarakan dan memperkirakan tapi saya gak bisa menetapkan berapa hari," ungkapnya.

Hingga kini belum diketahui siapa menteri atau pejabat yang mengumumkan kenaikan harga BBM. Satu hal yang pasti dalam waktu dekat, harga BBM bersubsidi jenis premium akan naik menjadi Rp 6.500 dan solar naik menjadi Rp 5.500.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, dengan penetapan APBN-P 2013 menjadi UU, maka anggaran BLSM dimasukan ke dalam postur APBN. Anggaran BLSM mencapai Rp 27,9 triliun dibagi untuk 15,5 juta kepala keluarga selama empat bulan.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...