Harga BBM Picu Inflasi 2,3 Persen

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) beberapa hari terakhir sudah memengaruhi inflasi. Namun, Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah IX Sumut-Aceh memastikan, momen menjelang bulan Ramadan juga menambah inflasi sebesar 2,3 persen.

Inflasi di Sumut Januari-April 2013 tercatat 3,2 persen, melampaui inflasi nasional 2,32 persen. Diprediksi, inflasi di Sumut untuk 2013 4,5±1 persen.

Hari Utomo, Kepala Bank Indonesia (BI) wilayah IX Sumut-Aceh mengatakan, kenaikan BBM juga akan memicu naiknya inflasi secara nasional termasuk Sumut. Berdasar hitungannya, BI kenaikannya bisa bertambah 2,3 persen sehingga jika diperhitungkan untuk saat ini inflasi di Sumut bisa mencapai 6,8 persen.

"Ini karena kenaikan BBM. Kita perhitungkan sekitar 2,3 persen kenaikan inflasinya. Ini belum untuk menyambut puasa dan Lebaran yang biasanya ada kenaikan inflasi yang disebabkan adanya kenaikan beberapa harga bahan pokok," ujarnya.

Dia mengimbau lebih awal agar para pedagang dan distributor tidak mencari kesempatan menaikkan beberapa harga kebutuhan pokok. Ia sebagai pelaksana Tim Imflasi Daerah (TPID) juga terus akan melakukan pantauan seperti ketersediaan pasokan.

"Kita berharap kepada pedagang agar tidak melakukan kenaikan harga yang sangat tinggi terhadap sejumlah kebutuhan pokok atau pangan dengan alasan adanya kenaikan BBM," ujarnya.

Muhammad Ishak, pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) berharap agar masyarakat tidak terlalu berlebihan memenuhi kebutuhan menjelang puasa dan lebaran.

"Itulah hukum ekonomi, banyak permintaan maka harga juga akan naik. Saya berharap kepada masyarakat juga tidak terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi barang saat menyambut puasa dan Lebaran," katanya.(cr2)

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...