Harga CPO Meningkat, Pemerintah Naikkan Bea Keluar USD 74 Hingga 15 September

Merdeka.com - Merdeka.com - Harga referensi produk minyak kelapa sawit Crude Palm Oil (CPO) mengalami kenaikan sekitar 3,24 persen. Yakni dari USD 900,52 M/T menjadi USD 929,66 M/T USD.

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono mengungkapkan, peningkatan harga referensi CPO dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Yakni meningkatnya harga minyak kedelai diikuti dengan mulai meningkatnya permintaan dari Tiongkok dan India serta menurunnya nilai tukar ringgit yang mendekati level terendah.

"Saat ini harga referensi CPO mengalami peningkatan dan mulai menjauhi threshold USD 680/MT. Untuk itu pemerintah mengenakan Bea Keluar (BK) CPO sebesar USD 74/MT untuk periode 1 hingga 15 September 2022," kata Veri, pada keterangan resmi, Jumat (2/9).

Biji Kakao

harga cpo meningkat, pemerintah naikkan bea keluar usd 74 hingga 15 september
harga cpo meningkat, pemerintah naikkan bea keluar usd 74 hingga 15 september

Di sisi lain, harga referensi biji kakao pun pada September 2022 mengalami kenaikan yakni sebesar USD 2.362,22/MT, atau 0,14 persen dari bulan sebelumnya yang sebesar USD 2.359,03/MT.

"Hal ini berdampak pada peningkatan harga patokan ekspor (HPE) biji kakao pada September 2022 menjadi USD 2.078/MT," jelas dia.

Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao dipengaruhi oleh terhambatnya distribusi pupuk yang mengakibatkan menurunnya produktivitas kakao. Peningkatan harga ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yaitu tetap 5 persen.

Sebagai informasi, penetapan ini tercantum dalam keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1207 Tahun 2022 tentang Harga Referensi Crude Palm Oil yang dikenakan bea keluar dan tarif layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit periode 1-15 September 2022.

Sementera Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1206 Tahun 2022 tentang harga patokan ekspor dan harga referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar periode bulan September 2022. [bim]