Update Harga Emas 8 Maret 2021: Produk Global Bangkit, Antam Naik

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 1 menit

VIVAHarga emas internasional bangkit dari keterpurukannya pada sesi perdagangan terakhir akhir pekan lalu. Emas diketahui dibanderol merosot ke level terendahnya selama sembilan bulan terakhir.

Dilansir dari The Economic Times, Senin 8 Maret 2021, harga emas di pasar spot dunia naik 0,7 persen menjadi US$1.712,4 per ons. Pada Jumat pekan lalu, emas capai titik terendahnya sejak 8 Juni 2020 yaitu US$1.686,4 per ons.

Sementara itu, emas berjangka AS juga naik 0,7 persen menjadi US$1.709,9 per ons. Pelemahan emas sebelumnya diketahui karena pengumuman paket stimulus penanganan COVID-19 di AS senilai US$1,9 triliun.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat Awal Pekan Ini, Intip Saham Rekomendasi

Emas domestik

Di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibanderol seharga Rp924 ribu per gram. Harga emas tersebut naik sebesar Rp1.000 per gram jika dibandingkan perdagangan terakhir akhir pekan lalu.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp787 ribu per gram. Harga itu naik Rp2.000 per gram dibandingkan perdagangan kemarin.

Adapun untuk harga emas berdasarkan ukuran, yakni lima gram dijual Rp4,39 juta, 10 gram Rp8,73 juta, 25 gram Rp21,71 juta, dan 50 gram Rp43,34 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp86,612 juta, 250 gram Rp216,26 juta, dan emas 500 gram Rp432,32 juta.

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu 0,5 gram dibanderol Rp514 ribu dan 1.000 gram senilai Rp864,6 juta.

Dan Antam mencatat untuk ukuran emas satu gram, lima gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 250 gram, 500 gram dan 1.000 gram pada hari ini tidak tersedia di butik logam mulia.