Harga Emas Antam Hari Ini 26 November 2021, Seberapa Besar?

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menaikkan harga emas miliknya. Harga emas Antam tercatat naik Rp 1.000 menjadi Rp 930 ribu per gram.

Demikian pula harga emas Antam buyback lebih mahal Rp 1.000 menjadi Rp 826 ribu per gram. Ini artinya, Antam akan membeli kembali emas dari konsumen sebesar Rp 826 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.07 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Antam juga menyediakan emas dalam bentuk lain, seperti koin dinar, dirham maupun emas koleksi lainnya.

Sementara harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.650.000, dan ukuran 20 gram dijual Rp 18.660.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Daftar Harga Emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 515.000

* Pecahan 1 gram Rp 930.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.800.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.675.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.425.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.795.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.862.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.645.000

* Pecahan 100 gram Rp 87.212.000

* Pecahan 250 gram Rp 217.765.000

* Pecahan 500 gram Rp 435.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 870.600.000

Prediksi Harga Emas Dunia

Petugas memperlihatkan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian Kota Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini naik Rp 12.000 menjadi Rp 893 ribu per gram dibanding sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Petugas memperlihatkan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian Kota Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini naik Rp 12.000 menjadi Rp 893 ribu per gram dibanding sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas dunia turun ke bawah USD 1.800 per ounce karena investor menafsirkan pencalonan kembali Jerome Powell untuk tetap menjadi kepala Federal Reserve sebagai perkembangan hawkish untuk kebijakan moneter.

Namun, analis komoditas di Scotiabank dalam laporannya mengatakan jika aksi jual emas masih bisa marak terjadi dan harga logam mulia kembali menuai dukungan pada 2022.

Bank Kanada memperkirakan rata-rata harga emas pada tahun depan sekitar USD 1.850 per ounce, mewakili kenaikan 3 persen dari harga saat ini.

Pasar AS ditutup untuk liburan Thanksgiving, tetapi harga spot emas terakhir diperdagangkan pada posisi USD 1.788,30 per ounce.

"Logam kuning kehilangan hampir USD 50/oz pada hari Senin karena tersiar kabar bahwa Presiden AS Biden akan mempertahankan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve, yang ditafsirkan pasar sebagai sinyal hawkish," kata dia melansir laman Kitco, Jumat (26/11/2021).

Namun, dia menilai inflasi masih akan di atas target dan suku bunga rendah AS akan terus berlangsung ke tahun depan. Ini menyiratkan nilai emas batangan akan tetap baik pada 2022.

Harga emas emas telah berjuang minggu ini karena pasar mulai menilai tindakan yang lebih agresif dari Federal Reserve karena tekanan inflasi tetap pada tingkat yang tinggi.

Wednesday Core PCE, ukuran inflasi Bank Sentral AS, mengalami kenaikan tahunan sebesar 4,1 persen pada Oktober, level tertinggi sejak 1991.

Karena kenaikan inflasi, pasar mengharapkan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada awal Juni dengan total tiga kenaikan suku bunga.

Meskipun emas terus menghadapi beberapa hambatan, bank melihat lebih banyak potensi dalam logam kuning dibandingkan dengan perak.

"Juga dianggap sebagai tempat berlindung yang aman dan lindung nilai inflasi, nilai logam dipengaruhi oleh banyak faktor yang sama seperti emas batangan. Namun, mengingat berbagai aplikasi industri perak dan ekspektasi kami tentang beberapa perlambatan jangka pendek yang didorong oleh China dalam konstruksi. dan aktivitas manufaktur, kami kurang optimis tentang prospek jangka pendeknya daripada kami untuk emas batangan," jelasnya.

Tekanan jual emas baru-baru ini menyeret perak ke bawah level psikologis kritis; namun, logam mulia tampaknya menemukan beberapa dukungan di atas USD 23,50 per ounce.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel