Harga Emas Antam Melorot Rp 6.000 per Gram per 20 November 2021, Ini Daftarnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada akhir pekan ini turun Rp 6.000 per gram. Harga emas Antam dijual Rp 947 ribu per gram.

Tak berbeda, harga buyback emas Antam ikutan turun Rp 6.000 menjadi Rp 845 ribu per gram. Harga buyback akan menjadi patokan saat masyarakat menjual emasnya kembali ke Antam.

Hingga pukul 08.07 WIB, dipantau dari logammulia.com, Sabtu (20/11/2021), sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia. Antam saat ini menjual emas berukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Selain itu, Antam juga menyediakan emas dalam bentuk lain, seperti batik, koin dinar, dirham hingga perak dan lainnya.

Adapun harga emas Antam bercorak batik ukuran 20 gram dijual Rp 19.000.000. Sementara ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.820.000.Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Namun jika bisa menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Berikut daftar harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 523.500

* Pecahan 1 gram Rp 947.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.834.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.726.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.510.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.965.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.287.000

* Pecahan 50 gram Rp 44.495.000

* Pecahan 100 gram Rp 88.912.000

* Pecahan 250 gram Rp 222.015.000

* Pecahan 500 gram Rp 443.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 887.600.000.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Harga Emas Turun ke Level Terendah Seminggu, Imbas Rencana The Fed

Pegawai menunjukkan emas batangan 24 karat di gerai Galeri 24, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (5/8/2021). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk dijual lebih murah Rp 2.000 per gram pada hari ini ke posisi Rp 941 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pegawai menunjukkan emas batangan 24 karat di gerai Galeri 24, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (5/8/2021). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk dijual lebih murah Rp 2.000 per gram pada hari ini ke posisi Rp 941 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas turun ke level terendah satu minggu pada hari Jumat, terbebani oleh kenaikan dolar AS setelah Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyerukan pengurangan awal dukungan ekonomi untuk membantu memetakan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (20/11/2021), harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD 1,848,05 per ounce pada 14:42 ET. Emas berjangka AS menetap 0,5 persen lebih rendah pada USD 1,851.60.

Indeks dolar AS naik 0,5 persen terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Harga emas turun setelah beberapa hawkish Fed berbicara tentang percepatan tapering yang mendorong dolar," kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

"Inflasi dan pembicaraan Fed adalah katalis utama untuk emas dan saat ini para pedagang perlu melihat apa yang terjadi selama beberapa minggu ke depan sebelum memiliki keyakinan kuat untuk menilai apa yang akan dilakukan Fed mengenai suku bunga."

Waller mengatakan bank sentral AS harus meningkatkan laju pengurangan pembelian obligasi untuk memberikan lebih banyak kelonggaran untuk menaikkan suku bunga dari level mendekati nol.

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena hal ini meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel