Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 per Gram, Cek Daftarnya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Antam atau emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik di Sabtu akhir pekan ini. Harga emas Antam naik Rp 4.000 per gram menjadi Rp 977 ribu, pada Sabtu 21 November 2020.

Demikian pula, harga buyback emas Antam yang naik Rp 5.000 menjadi Rp 855 ribu per gram. Harga buyback merupakan patokan bila Anda menjual maka Antam akan membelinya di harga Rp 855 ribu per gram.

Sementara harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 10.120.000, kemudian untuk ukuran 20 gram dijual Rp 19.6000.000.

Ini merupakan harga emas Antam yang dijual di Pulogadung, Jakarta. Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.40 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut daftar harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 538.500

* Pecahan 1 gram Rp 977.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.894.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.816.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.660.000

* Pecahan 10 gram Rp 9.265.000

* Pecahan 25 gram Rp 23.037.000

* Pecahan 50 gram Rp 45.995.000

* Pecahan 100 gram Rp 91.912.000

* Pecahan 250 gram Rp 229.515.000

* Pecahan 500 gram Rp 458.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 917.600.000.

Akhir Pekan, Harga Emas Ditutup Naik Tipis

Petugas menunjukkan imitasi emas di Unit Bisnis Logam Mulia PT. Antam di Jakarta, Kamis (7/10). Harga emas sempat mencatat rekor baru di 1.356,50 dolar AS per ons.(Antara)
Petugas menunjukkan imitasi emas di Unit Bisnis Logam Mulia PT. Antam di Jakarta, Kamis (7/10). Harga emas sempat mencatat rekor baru di 1.356,50 dolar AS per ons.(Antara)

Harga emas naik lebih tinggi pada hari Jumat setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengisyaratkan bahwa negosiasi langkah-langkah stimulus akan terus berlanjut. Ini meningkatkan daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap kemungkinan inflasi.

Dikutip dari CNBC, Sabru (21/11/2020), harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi USD 1,872,95 per ounce, tetapi turun 0,8 persen untuk minggu ini. Emas berjangka AS ditutup naik 0,7 persen menjadi USD 1,872.40.

Mnuchin mengatakan dia dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows akan berbicara pada hari Jumat dengan para pemimpin Kongres Republik tentang negosiasi dengan Kongres tentang dukungan ekonomi yang lebih banyak.

"Pikiran pembicaraan stimulus ke depan sekali lagi telah mendukung emas karena kami menyadari likuiditas bank sentral dan langkah-langkah stimulus fiskal terus menjadi kekuatan pendorong di belakang pasar ini," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Harga emas batangan telah turun sekitar 5 persen sejak laporan positif tentang vaksin COVID-19 dari Pfizer dan Moderna dalam 12 hari terakhir. Emas terutama diuntungkan tahun ini karena kerusakan ekonomi akibat pandemi dan stimulus global yang dihasilkan.

"Tetapi emas akan tetap menguat karena vaksin akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk didistribusikan dengan cukup baik agar efektif dan pemerintah AS akan terus mengalami kebuntuan," kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.

Investor menarik USD 4 miliar dari emas, arus keluar terbesar yang pernah ada, di tengah serbuan aset berisiko pekan lalu, kata BofA pada hari Jumat.

"Sementara latar belakang makro tetap mendukung, risiko penurunan utama berasal dari permintaan fisik dan kepemilikan ETP (produk yang diperdagangkan di bursa)," kata analis Standard Chartered Suki Cooper dalam sebuah catatan.

"Pembeli tampaknya masih melihat penurunan harga di bawah USD 1.860 / oz sebagai level masuk yang menarik, dan harga telah bertahan dengan baik mengingat besarnya arus keluar ETP," pungkasnya

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: