Harga Emas Antam Naik Rp7000 per Gram

Ezra Sihite, Isra Berlian

VIVA – Harga emas internasional pada perdagangan Selasa pagi dibuka tak bergerak atau stagnan. Hal itu didasari dari kekhawatiran pasar atas meningkatnya kasus virus Corona di seluruh dunia sehingga mendorong peningkatan permintaan logam mulia.

Pada Selasa 30 Juni 2020, harga emas di pasar spot berada di level US$1.770,77 per ons. Kemudian, harga emas berjangka AS juga tak bergerak di level US$1.781,20 per ons dilansir CNBC.

Berdasarkan laporan yang diterima, kasus penularan virus Corona COVID-19 terus bertambah. Bahkan, telah dikonfirmasi bahwa kasus COVID-19 di seluruh dunia telah melebihi 10 juta orang, dengan kematian 500 ribu orang pada akhir pekan lalu.

Sedangkan di dalam negeri, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dibanderol seharga Rp918 ribu per gram. Harga tersebut naik Rp7.000 per gram jika dibandingkan perdagangan sebelumnya. 

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, pembelian kembali atau buyback ditetapkan seharga Rp814 ribu per gram, atau naik Rp8.000 per gram dibanding perdagangan sebelumnya.

Adapun harga emas berdasarkan ukuran, emas lima gram dijual Rp4,37 juta, 10 gram Rp8,67 juta, 25 gram Rp21,56 juta, dan 50 gram Rp43,04 juta.

Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp86,01 juta, 250 gram Rp214,76 juta dan emas 500 gram Rp429,32 juta.

Selanjutnya, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini yaitu 0,5 gram dibanderol Rp489 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp858,6 juta.

Untuk produk Batik All Series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp9,26 juta dan Rp18,11 juta. Adapun bagi pembelian emas hari ini, Antam mencatat untuk emas ukuran 25 gram dan 50 gram belum tersedia.

Baca juga: Nus Kei Bersumpah Tak Mau Lagi Gabung Disebut Bikin John Kei Murka