Harga Emas Dunia Sentuh Posisi Tertinggi dalam Sebulan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Harga emas dunia mencapai level tertinggi dalam satu bulan dipicu sinyal kenaikan inflasi baru-baru mendukung permintaan logam mulai. Meski emas sempat melepaskan beberapa kenaikan awal karena penguatan dolar AS.

Melansir laman CNBC, Rabu (29/12/2021), harga emas di pasar spot terakhir naik 0,1 persen menjadi USD 1.811,77 per ons, setelah mencapai level tertinggi USD 1.820, sejak 22 November. Adapun harga emas berjangka AS naik 0,2 persen menjadi USD 1.811,70.

David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures mengatakan jika kurangnya kenaikan imbal hasil obligasi dan tekanan inflasi merupakan faktor pendukung untuk pasar emas.

"Tren yang sedang berlangsung (untuk emas) adalah tetap sideways ke posisi lebih tinggi dalam waktu dekat, dan kami percaya bahwa tren ini berasal dari kelanjutan tekanan inflasi yang kami lihat akan terjadi di pasar," jelas dia.

Adapun nilai tukar dolar AS naik 0,1 persen terhadap sekeranjang mata uang lainnya, mengurangi daya tarik emas bagi pemegang mata uang non-AS.

Ramalan Harga Emas di Tahun Depan

Ilustrasi Harga Emas
Ilustrasi Harga Emas

Harga emas diperkirakan akan tetap berada di sekitar level saat ini pada awal tahun depan. "Kenaikan suku bunga AS dan penurunan inflasi dapat menekan harga," jelas Analis UBS Giovanni Staunovo, memperkirakan logam tersebut akan berakhir 2022 di sekitar USD 1.650 per ounce.

Keuntungan Bullion juga dibatasi oleh kenaikan ekuitas AS, dengan pembukaan S&P 500 pada rekor tertinggi karena investor tetap tak tergoyahkan oleh gangguan perjalanan yang didorong oleh Omicron dan penutupan toko.

“Meskipun ada kekhawatiran atas varian Omicron, permintaan investasi (untuk emas) cukup datar. Jadi, ini hanya reli akhir tahun karena masih ada beberapa sentimen risk-on,” kata Jigar Trivedi, analis komoditas di pialang Anand Rathi Shares yang berbasis di Mumbai.

Adapuan harga perak naik 0,3 persen menjadi USD 23,10 per ounce, sementara platinum naik 0,9 persen menjadi USD 979.54.

Harga Palladium naik 1,9 persen menjadi USD 2.007.36, setelah menyentuh puncak lebih dari satu bulan di USD 2.019 di awal sesi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel