Harga Emas Makin Mahal, Nyaris Cetak Rekor Tertinggi dalam 2 Bulan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas naik lebih dari 1 persen pada perdagangan Jumat ke level tertinggi hampir dua bulan. Kenaikan harga emas ini karena nada dovish bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) pada suku bunga minggu ini mengangkat permintaan untuk logam safe-haven tersebut.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (6/11/2021), harga emas di pasar spot naik 1,2 persen menjadi USD 1.813,36 per ons pada 13:45. ET (17:45 GMT), pulih dari penurunan 0,3 persen yang dipicu oleh data tenaga kerja AS yang meningkat lebih dari yang diharapkan pada Oktober.

Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,3 persen ke USD 1,816,80 per ounce.

"Terlepas dari laporan pasar tenaga kerja yang kuat, itu tidak akan mengubah apa yang ditunjukkan oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell minggu ini," kata Analis Pasar Senior OANDA, Edward Moya.

Federal Reserve pada hari Rabu berpegang teguh pada pandangannya bahwa inflasi akan terbukti sementara dan kemungkinan tidak akan memerlukan kenaikan suku bunga yang cepat. Setelah itu, Bank of England mengejutkan pasar dengan mempertahankan suku bunga.

Suku bunga mendekati nol untuk memacu pertumbuhan ekonomi selama pandemi COVID-19 telah mendorong harga emas ke level tertinggi baru selama dua tahun terakhir, karena kebijakan moneter yang mudah memangkas biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Minggu ini, pengumuman bank sentral membantu emas berbalik dari kerugian awal menjadi di jalur untuk kenaikan mingguan terbaik sejak akhir Agustus sekitar 1,8 persen.

"Bull emas tampaknya menarik kekuatan dari sikap The Fed yang tidak tergesa-gesa dalam menaikkan suku bunga," kata Analis FXTM Lukman Otunuga.

Dia menambahkan bahwa imbal hasil treasury yang lemah juga menopang kenaikan harga emas.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Permintaan Emas

Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.
Untuk memperkuat nilai tambah produk emas, Antam terus melakukan inovasi produk dan penjualan.

Imbal hasil treasury note 10-tahun AS merosot ke level terendah dalam waktu sekitar satu bulan.

Permintaan emas fisik di India, konsumen terbesar kedua di dunia, melonjak minggu ini karena pembeli mengambil keuntungan dari sedikit penurunan harga dan membeli logam mulia selama musim festival.

Di tempat lain, harga silver naik 1,2 persen menjadi USD 24,05 per ounce. Platinum naik 0,7 persen menjadi USD 1.032,71 per ounce dan paladium naik 1,3 persen menjadi USD 2.025,32 per ounce, keduanya di jalur untuk kenaikan mingguan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel