Harga emas meningkat menyusul melemahnya data ekonomi

·Bacaan 1 menit

Harga emas berjangka di bursa COMEX, divisi bursa New York Mercantile meningkat pada Senin (Selasa WIB) menyusul reaksi para investor terhadap melemahnya data ekonomi.

Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember meningkat 11,6 dolar AS atau 0,65 persen menjadi ditutup pada 1.789,8 dolar AS per ounce.

Indeks manufaktur The New York Fed's Empire State yang dikeluarkan pada Senin turun 25 poin menjadi 18,3 pada Agustus dari 43,0 pada Juli, lebih rendah dari perkiraan para ekonomi pada 29,0.

Sementara itu imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) merosot lebih dalam menyusul penurunan tajam pada Jumat lalu, setelah rilis data ekonomi, mendorong harga emas naik lebih tinggi.

Harga perak untuk pengiriman September meningkat 1,2 sen atau 0,05 persen menjadi 23,791 dolar per ounce, harga platinum untuk pengiriman Oktober jatuh 4,9 dolar atau 0,48 persen menjadi 1.021,1 dolar AS per ounce.

Baca juga: Rupiah menguat didukung penurunan kasus harian COVID-19
Baca juga: IHSG ditutup merosot ikuti bursa Asia, pasar nantikan evaluasi PPKM
Baca juga: Saham Wall Street ditutup bervariasi di tengah kekhawatiran COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel