Harga Emas UBS di Pegadaian Naik pada Sabtu 20 Maret 2021, Cek Rinciannya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - BUMN PT Pegadaian ikut menawarkan jasa jual beli emas, selain jasa gadai. Ada beberapa jenis emas yang dijual Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini. Harga emas Pegadaian berubah setiap harinya.

Tercatat, terdapat emas Antam dan emas Retro di Pegadaian. Selain itu juga terdapat emas Batik dan emas UBS. Semua jenis emas ini hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas yang dijual terus berubah. Pada, Sabtu 20 Maret 2021, harga beberapa jenis produk emas di Pegadaian terpantau turun. Hanya harga emas UBS yang mengalami kenaikan.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 20 Maret 2021:

Harga Emas Antam

- 0, 5 gram = Rp 536.000

- 1 gram = Rp 966.000

- 2 gram = Rp 1.869.000

- 3 gram = Rp 2.777.000

- 5 gram = Rp 4.592.000

- 10 gram = Rp 9.127.000

- 25 gram = Rp 22.685.000

- 50 gram = Rp 45.285.000

- 100 gram = Rp 90.941.000

- 250 gram = Rp 225.941.000

- 500 gram = Rp 451.663.000

- 1000 gram = Rp 903.283.000

Harga Emas Antam Retro

- 0, 5 gram = Rp 440.000

- 1 gram = Rp 879.000

- 2 gram = Rp 1.757.000

- 3 gram = Rp 2.636.000

- 5 gram = Rp 4.393.000

- 10 gram = Rp 8.784.000

- 25 gram = Rp 21.958.000

- 50 gram = Rp 43.916.000

- 100 gram = Rp 87.831.000

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp 609.000

- 1,0 gram = Rp 1.123.000

- 8,0 gram = Rp 8.474.000

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp 491.000

- 1 gram = Rp 920.000

- 2 gram = Rp 1.826.000

- 5 gram = Rp 4.509.000

- 10 gram = Rp 8.971.000

- 25 gram = Rp 22.382.000

- 50 gram = Rp 44.672.000

- 100 gram = Rp 89.309.000

- 250 gram = Rp 223.206.000

- 500 gram = Rp 445.884.000

- 1000 gram = Rp 890.803.000

Harga Emas Naik Tipis Seiring Pelemahan Dolar AS

Petugas menunjukkan imitasi emas di Unit Bisnis Logam Mulia PT. Antam di Jakarta, Kamis (7/10). Harga emas sempat mencatat rekor baru di 1.356,50 dolar AS per ons.(Antara)
Petugas menunjukkan imitasi emas di Unit Bisnis Logam Mulia PT. Antam di Jakarta, Kamis (7/10). Harga emas sempat mencatat rekor baru di 1.356,50 dolar AS per ons.(Antara)

Harga Emas naik pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta) dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan kedua karena imbal hasil Treasury AS merosot dan dolar melemah usai berada di level tertinggi.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (20/3/2021), harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi USD 1.742,14 per ounce dan naik 0,9 persen sepanjang minggu ini.

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,5 persen menjadi USD 1.741,70.

“Suku bunga 10 tahun telah turun sedikit dan dolar yang lebih tinggi juga turun. Kami bisa melihat emas melakukan sedikit lebih baik jika situasi suku bunga mulai stabil," kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Imbal hasil 10-tahun AS turun setelah mendekati level tertinggi lebih dari satu tahun yang diskalakan di sesi terakhir. Sementara Dolar AS turun setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari sepekan.

"Prospek pertumbuhan yang diharapkan, kelanjutan dari lingkungan suku bunga yang relatif rendah memang membawa beberapa kekhawatiran inflasi," yang mendukung emas, kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.

Emas sering dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi imbal hasil yang lebih tinggi mengancam status tersebut.

Sementara itu, pertemuan tingkat tinggi pertama AS-China di era pemerintahan Biden dimulai dengan awal yang berapi-api pada hari Kamis, dengan kedua belah pihak sali memberikan teguran tajam dari kebijakan kedua negara.

Emas juga dipandang sebagai investasi yang aman selama masa ketidakpastian politik.

Di tempat lain, paladium turun 1,9 persen menjadi USD 2,630,59 per ounce, tetapi naik 11 persen pada pekan ini, menjadi yang terbesar sejak awal November.

Saat harga emas naik, harga platinum justru turun 0,9 persen menjadi USD 1.196,51 per ounce. Sedangkan perak naik 0,5 persen menjadi USD 26,17.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: