Harga Gandum Melonjak Tajam Akibat Kebijakan Rusia

Merdeka.com - Merdeka.com - Harga gandum global mengalami kenaikan yang tajam menyusul penarikan diri Rusia dari kesepakatan ekspor biji-bijian Laut Hitam.

Kontrak gandum Desember di Chicago Board of Trade melonjak 5,9 persen menjadi USD 8,78 per gantang setelah sebelumnya mencapai level tertinggi USD 8,93 per gantang.

Harga jagung dan kedelai juga naik tetapi pada tingkat yang lebih rendah dengan jagung berjangka naik 1,2 persen dan kedelai berjangka naik 1,3 persen.

kenaikan tersebut terjadi setelah Rusia mengumumkan bahwa mereka menangguhkan keterlibatannya dalam Inisiatif Butir Laut Hitam, yang memungkinkan produk pertanian penting untuk diekspor dari beberapa pelabuhan Ukraina.

Rusia mengumumkan menarik diri dari kesepakatan untuk jangka waktu tidak terbatas setelah menuduh Ukraina melakukan serangan pesawat tak berawak besar-besaran terhadap Armada Laut Hitam di Sevastopol di Krimea.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan, bahwa Rusia telah menangguhkan partisipasinya dalam kesepakatan biji-bijian dengan dalih palsu ledakan 220 kilometer jauhnya dari koridor biji-bijian dan bahwa dengan melakukan ini, itu memblokir dua juta ton biji-bijian di 176 kapal. Sudah di laut. [idr]