Harga Karet Anjlok, Warga Jambi Menjerit

  • Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    Tempo
    Akhir April, Rel Ganda Lintas Utara Beroperasi

    TEMPO.CO , Jakarta - Jalur ganda rel kereta api lintas utara Pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya dipastikan siap beroperasi pada akhir April 2014. pekan depan. Menurut juru bicara Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Muhartono, dari total jalur ganda sepanjang total 727 kilometer, hanya 8 kilometer yang belum siap 100 persen. (Baca : Double Track Kereta Lintas Jawa Rampung Maret). …

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    Tempo
    Diakuisisi Mandiri,BTN Makin Rajai Kredit Properti

    TEMPO.CO , Jakarta - Meski menuai penolakan dari serikat karyawan, sejumlah analis menilai akuisisi PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh PT Bank Mandiri (persero) bakal memperkuat portofolio kredit keduanya. BTN diperkirakan akan memperkuat posisi di pasar properti. »Keberadaan BTN juga akan menambah portofolio kredit Bank Mandiri,” kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, kepada Tempo. …

TEMPO.CO, Jambi - Harga jual getah karet di tingkat petani saat ini hanya Rp 8 ribu per kilogram, membuat para petani karet di Provinsi Jambi menjerit. Hasil panen warga tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dan terpaksa harus mencari pekerjaaan sampingan.

Dauri, 37 tahun, salah seorang petani karet asal Kabupaten Batanghari, Jambi, mengakui dalam beberapa bulan terakhir harga getah karet di tingkat petani menurun drastis, sebelumnya Rp 15 ribu per kilogram, tapi kini anjlok menjadi Rp 8 ribu per kilogram.

"Kondisi ini membuat kami semakin susah. Saya saja dengan memiliki tiga hektare kebun karet rata-rata hanya bisa memperoleh getah 7-10 kilogram per hari, tidak mencukupi kebutuhan, karena harus dibagi dua dengan penyadap," kata Dauri kepada Tempo, Ahad, 24 Juni 2012.

Hal senada dikemukakan Ahmad, 40 tahun, petani karet asal Kabupaten Muarojambi, jika dirinya terpaksa mencari kerja sambilan untuk memmenuhi kebutuhan keluarganya.

"Saya harus nyambi ngojek untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan anak tiga orang. Padahal sebentar lagi tahun ajaran baru dan menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, tentunya butuh biaya lebih," katanya. Kondisi ini belum lagi ditambah semakin merangkak naiknya harga barang kebutuhan pokok.

Nurbaya Zulhakim, Divisi Pendidikan Publik Yayasan Setara Jambi, mengatakan jika perlunya perhatian serius dari instansi berwenang karena kenyataan di lapangan harga jual getah karet di tingkat petani dengan di pasaran sangat jauh ketimpangannya.

"Berdasarkan pengamatan kami, jika harga getah karet di pasaran sebesar Rp 30 ribu, tapi untuk di tingkat petani hanya seharga Rp 15 ribu. Ketimpangan hingga mencapai 50 persen ini butuh perhatian serius dari pemerintah daerah, sehingga para petani tidak terlalu dirugikan," ujarnya.

SYAIPUL BAKHORI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...