Harga Lebih Murah, Siapa Sih Pembeli Mobil Canggih Hyundai di RI?

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVAHyundai mengambil langkah berani dengan memasarkan dua mobil listrik murni di Indonesia. Bahkan, banderol kedua produk tersebut jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga kendaraan listrik yang lebih dulu dipasarkan di Indonesia.

PT Hyundai Motors Indonesia menawarkan SUV Kona Electric dengan banderol, Rp Rp674,8. Sementara produk bernama Ioniq, dijual Rp624,8 juta untuk tipe Prime, serta Rp664,8 juta varian Signature. Harga produk baru itu berstatus on the road DKI Jakarta.

Padahal, jika menelisik laman resmi BMW Group Indonesia, maka diketahui mobil listrik murni i3 dijual seharga Rp1,34 miliar on the road DKI Jakarta. Sementara jajaran produk Tesla yang dijual melalui Importir Umum, harganya berkisar 1,5 miliar sampai Rp4,4 miliar off the road.

Lantas, siapakah pembeli mobil listrik murni murah tersebut? General Manager Marketing Hyundai Motors Indonesia, Astrid Ariani Wijana mengatakan, melalui produk Ioniq dan Kona Electric pihaknya ingin semua orang bisa merasakan sensasi berkendaraaa mobil listrik.

"Targetnya tidak terbatas pada usia dan market. Tetapi lebih kepada mereka yang berpandangan maju, haus akan teknologi, dan tentunya tidak takut maju ke posisi terkini untuk mendapatkan pengalaman berkendara bebas emisi," ujarnya saat konfrensi pers online, Jumat 6 November 2020.

Menurut Astrid, setiap pabrikan mobil yang berkompetisi di pasar otomotif nasional memiliki keunggulannya masing-masing. Begitu juga dengan merek otomotif Korea Selatan itu, yang disebutnya punya visi untuk kemajuan Humanity dan kami ingin mendukung mobilitas masa depan di Indonesia.

"Kami berusaha hadir terdepan dalam teknologi, karena kami percaya bahwa saat ini sudah waktunya dimulai untuk era elektrifikasi. Hyundai hadir dengan dua mobil litrik yang akan membawa Indonesia menuju era elektrifikasi di pasar Asean," paparnya.

Baca juga: Mobil Listrik Rp600 Jutaan Meluncur di Indonesia, dari Merek Korea.