Harga Mazda2 Facelift Turun, Intip Spesifikasinya

Liputan6.com, Jakarta - Mazda resmi meluncurkan Mazda2 facelift pekan lalu. Pembaruan meliputi eksterior dan juga beragam fitur. Mazda2 memiliki 2 varian, yaitu R dan GT dengan harga yang lebih terjangkau dibanding model terdahulu. Lantas, seperti apa spesifikasinya?

Keduanya sama-sama menggendong jantung mekanis Skyactiv-G 1,5 liter, yang menyemburkan tenaga puncak 108,7 Tk di putaran 6.000 rpm. Produksi torsinya juga mumpuni, 144 Nm yang keluar di 4.000 rpm. Transmisi otomatis 6-speed dengan fitur perpindahan manual siap mengantar output mesin ke roda depan (FWD). Dibekali tangki bahan bakar 44 liter, efisiensinya ditunjang fitur idling stop system (i-stop). Bila ingin mengemudi lebih dinamis, Mazda2 menyediakan mode driving Sport. Terlepas dari komponen ini, fitur lain varian R dan GT berbeda. Berikut detailnya.

Varian R

Opsi paling terjangkau kini dibanderol Rp 285,3 juta (OTR Jakarta). Harganya beda tipis dengan pesaingnya. Sebutlah Honda Jazz varian tertinggi, RS seharga Rp 286,6 juta. Walau begitu, fiturnya terbilang lengkap dan mewah. Wajahnya dipasangi sektor penerangan berteknologi LED, yang dapat diatur arah pencahayaannya secara otomatis. Mazda menambahkan grille baru lebih tegas beraksen kromium yang membentuk sayap. Bodi sampingnya diperkuat spion yang bisa diatur dan dilipat secara elektrik. Penampilannya disempurnakan pelek alumunium 15 inci terbungkus ban 185/65.

Fitur yang memudahkan pengguna tetap diaplikasikan. Misal teknologi keyless, yang mengizinkan pengemudi membuka atau menutup pintu tanpa anak kunci tradisional. Begitu pula ketika menyalakan atau mematikan mesin, tak perlu lagi prosesi memasukkan kunci, cukup tekan tombol start-stop di dasbor.

Interior Mazda2 tak banyak diotak-atik, tapi jok dirancang ulang agar pengguna tak merasa cepat lelah. Nuansa mewah seperti biasa terpancar kuat, akibat penggunaan material kulit yang melapisi kemudi dan tuas pengganti gigi. Khusus varian ini, bangkunya dikover material kain coklat. Pengaturan kemudi fleksibel berkat tilt dan teleskopik. Informasi terkait kendaraan juga jelas karena Multi Information Display (MID) dan tachometer digital.

MZD Connect

Rasa bosan pun diredakan fitur infotainment mumpuni. MZD Connect yang terpasang terdiri dari layar sentuh 7 inci TFT dengan 6 speaker. Ia dapat memutar radio dan hiburan lain yang berasal dari sambungan smartphone. Sambil menikmati alunan musik, seluruh penumpang bisa merasakan sejuknya embusan AC dengan climate control yang dipasang di depan.

Urusan perangkat pendukung keselamatan varian murah R tetap banyak. Mau parkir mundur tak jadi masalah karena ada kamera dan sensor belakang. Melaju di jalan berkelok atau licin juga terjamin. Soalnya, ia ditopang Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Dynamic Stability Control (DSC) dan Traction Control (TCS). Lalu terjebak di tanjakan dan ingin melaju kembali juga dipastikan tidak menakutkan, sebab Hill Launch Assist (HLA) membantu pengemudi agar tak terburu-buru memindahkan kaki dari pedal rem ke akselerasi.

Terakhir komponen standar keselamatan yang rasanya aneh bila tak terpasang pada mobil masa kini. Kantung udara ganda dijejalkan dalam dasbor dan kemudi. Semua penumpang diberikan sabuk pengaman tiga titik, dengan fungsi pretensioner dan load limiter. Lalu ISOFIX dan tether untuk mengamankan kursi khusus anak.

Varian GT

Berbanderol Rp 302,8 juta atau selisih Rp 17,5 juta dari R, varian ini ditambahkan banyak fitur canggih. Area luar, misalnya, pencahayaan didukung auto on/off. Ketika mobil berjalan di tempat gelap seperti terowongan pada siang hari, lampu menyala otomatis. Ada juga Daytime Running Light (DRL) LED yang meningkatkan keselamatan berkendara. Sementara bingkai rodanya berukuran lebih besar, 16 inci dengan finishing high gloss baru.

Di dalamnya juga dibedakan dengan pelapis jok kain biru dan abu-abu. Kemudahan mengemudi seperti mencari informasi tentang mobil lebih canggih, karena ada Active Driving Display (ADD) yang terpasang di hadapan pengemudi dalam bentuk layar transparan. Walau begitu, tachometer yang dipakai analog, bukan digital seperti tipe R. Ini sebenarnya memberikan nuansa yang berbeda dari tampilan kabin.

Rasa seru mengemudi turut dioptimalkan oleh keberadaan paddle shift. Cara memindah gigi tak repot, cukup mainkan jari ke tuas yang terletak di balik kemudi. Selain itu, tersedia cruise control yang membuat pengemudi tak cepat lelah, terutama saat berkelana jauh. Terakhir fitur keselamatan i-Activsense yang terdiri dari Blind Spot Monitoring (BSM) dan Rear Cross-Traffic Alert (RCTA). Ia memperingatkan pengguna bila ada kendaraan lain melintas saat mau berpindah jalur, atau keluar dari parkir. 

Sumber: Oto.com