Harga Naik, Yogyakarta Bagi 12,5 Ton Beras  

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menjelang Lebaran, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Yogyakarta akan melakukan operasi pasar murni menyusul meningkatnya harga kebutuhan pokok di sana.

Operasi pasar akan dilakukan bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Yogyakarta pada 7-15 Agustus. Tak kurang dari 12,5 ton beras akan dibagikan.

"Mendekati Lebaran harga beras naik 25 persen, maka kami akan gelar pasar murah," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta, Ida Bagus Subali, di kantornya, Kamis, 2 Agustus 2012.

Menurut Subali, harga jual beras di operasi pasar hanya senilai Rp 6.800 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga beras kelas medium di pasaran saat ini senilai Rp 7.500 per kilogram.

Oparasi pasar ini merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya Dinas Perdagangan Yogyakarta melakukan operasi pasar yang pertama. Pada tahap kedua ini, operasi pasar akan dilakukan pada 8 dari 14 kecamatan yang ada di Yogyakarta.

Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Gondomanan dengan jatah 2 ton beras, Kecamatan Danurejan (1,5 ton beras), dan Kecamatan Umbulharjo (2 ton beras). Kemudian Kecamatan Mergangsan (1 ton beras), Kecamatan Kraton (1,5 ton beras), Kecamatan Ngampilan (1 ton beras), Kecamatan Wirobrajan (3 ton beras), dan Kecamatan Jetis (0,5 ton beras). "Mekanismenya diserahkan kepada kecamatan masing-masing," kata dia.

Kepala Badan Urusan Logistik Yogyakarta Darsono Imam Yuwono memastikan lembaganya siap memenuhi kebutuhan beras untuk operasi pasar di Yogyakarta. Saat ini persediaan beras di Bulog Yogyakarta mencapai 26 ribu ton. "Pasokan itu cukup hingga Desember 2012," kata Imam.

Setiap hari Bulog juga membeli beras dari petani per hari rata-rata 300-400 ton. Harga pembelian dari Bulog ke petani Rp 6.600 per kilogram.

MUH SYAIFULLAH

Berita Terpopuler:

Lika-liku Kasus Simulator SIM Versi Polisi (IV)

BWF Diskualifikasi Delapan Atlet Badminton

Jimly: Jangan Pilih Gubernur DKI karena Agama

Perselingkuhan, Pejabat Semarang Pukul Wartawan

Polisi Langgar Wewenang KPK

"Bayi Besar" Bermunculan di Amerika

Satu Jenderal Polisi Lagi Jadi Tersangka

Gubernur Tersangka, Agenda Akpol Berantakan

Dituntut 20 Tahun, Supir Xenia Maut Menangis

Partai Islam Tak Laku di 2014?

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler