Harga Pangan di Bandung Naik, Ridwan Kamil: Hanya Awal Ramadhan

Dusep Malik, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan harga kebutuhan pokok atau harga pangan pada bulan Suci Ramadhan 1442 terkendali. Menurutnya, komoditas pangan seperti ayam potong dan minyak goreng alami kenaikan akibat meningkatnya permintaan awal Ramadhan.

"Harga-harga terpantau, ada kenaikan hanya satu atau dua komoditas tapi masih relatif aman," ujar Ridwan Kamil disela peninjauan harga pangan di Pasar Kosambi Kota Bandung, Selasa 13 April 2021.

Ridwan Kamil mengungkapkan, dirinya memprediksi kenaikan harga pangan tersebut hanya akan terjadi pada fase awal Ramadhan saja.

"Memang ada kenaikan, wajar, demand tinggi yang penting kenaikannya masih bisa ditoleransi oleh ibu-ibu se Jawa Barat, kalau ibu-ibu sudah marah bahaya," katanya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi yang ikut meninjau harga menilai, karakteristik pasar di Bandung berbeda dengan daerah lain.

"Jadi memang punya katakteristik berbeda, keseluruhan harga pokok stabil ada beberapa turun ada beberapa yang naik," katanya.

"Yang naik itu minyak goreng, saya koordinasi dengan industri adanya suplai lebih dalam puasa Ramadhan ini harganya tidak terlalu tinggi, cabai sudah turun 25 persen dan ini akan terus turun sesuai dengan masa panen cabai dan bawang," tambahnya.

Sedangkan kebutuhan lainnya yaitu beras, berada dalam kondisi stabil. "Ada beberapa harga yang stabil yaitu beras premium maupun medium di Bandung ini lebih rendah dibanding harga eceran Nasional, begitu juga gula stabil di sini," terangnya.