Harga Premium Kemungkinan Rp 6.500

Otosia.com -

Pemerintah sedang menargetkan pengurangan subsidi BBM pada angka Rp 50 triliun sampai Rp 80 triliun. Hal tersebut dilakukan agar APBN pada akhir tahun nanti tidak defisit akibat subsidi premium dan fiskal yang turut terganggu.

Dua opsi pun ditawarkan, antara lain membatasi distribusi premium agar tidak dikonsumsi pengendara mobil atau orang mampu. Dengannya harga BBM premium diusulkan naik menjadi Rp 6.500.

"Kemungkinan harga BBM premium berdasarkan rapat sekarang sudah mengurucut Rp 6.500 untuk mobil pribadi," ujar Menteri ESDM Jero Wacik. Dia juga sebelumnya mengatakan bahwa harga tersebut tidak berlaku untuk sepeda motor dan angkutan umum.

Di tengah wacana kenaikan harga bahan bakar premium bagi kendaraan bermotor, pihak pengelola jasa angkutan umum kemungkinan besar akan menaikkan tarif bagi para penumpangnya. Organda DKI sudah memberi gambaran bahwa hal ini akan berdampak ke segala segi termasuk tarif tersebut. Dalam pandangannya, kenaikan dimungkinkan mencapai sepertiga dari total keseluruhan biaya.

Menurut pihak Organda, harga BBM merupakan 30 persen komponen biaya industri transportasi dan paling besar dibanding komponen suku cadang atau lainnya. Kementerian Perekonomian sebelumnya menilai bahwa kenaikan tarif bagi angkutan umum memang menjadi dampak dari kenaikan harga bahan bakar premium. Namun, disebutkan bahwa kenaikan bisa dilakukan dengan batas wajar tertentu.

Angka wajar yang dimaksud adalah di kisaran 10 sampai 20 persen dari tarif awal. Namun, hal ini disanggah pihak Organda DKI Jakarta karena akan menyulitkan pengusaha angkutan. Pasalnya, para pengusaha ini dituntut untuk peremajaan, memberi layanan dengan keselamatan dan kenyamanan sehingga tidak akan sebanding jika tarifnya diharapkan selalu murah.  

 (kpl/nzr/vin)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.