Harga Saham IPO Electronic City Kemahalan

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities, menilai harga saham IPO PT Electronic City Indonesia (ECI) di rentang Rp 4 .050-Rp 5.400 kemahalan. Apa alasanReza?

Reza mengatakan dengan harga ini maka rasio sahamnya mencerminkan Price Earning Ratio (PER) sebesar 41,67x-56,25x. Rasio ini dinilai kemahalan meskipun belum ada emiten sejenis yang menjual barang elektronik di pasaran.

Sebenarnya tidak apple to apple membandingkan ECI dengan emiten ritel lainnya karena perbedaan fokus produk yang dijual. Maksudnya, belum ada emiten yang benar sejenis dan sama persis dengan ECI di BEI.

"Tetapi, sebagai info, PER Industri ritel memiliki PER 26x-27x jadi ini kemahalan," kata Reza, Rabu (5/6/2013).

Penentuan ini menggunakan rasio laba pada laporan buku Desember 2012. Hingga 2012, laba bersih ECI mencapai Rp125 miliar dari 2011 senilai Rp 25,20 miliar. Pendapatan mencapai Rp 1,43 triliun pada 2012. Naik dari pendapatan pada tahun sebelumnya yang senilai Rp 1,16 triliun.

ECI membukukan total aset mencapai Rp 468,63 miliar pada 2012 dari 2011 senilai Rp 255,61 miliar. Liabilitas mencapai Rp 242,97 miliar pada 2012 dari 2011 senilai Rp 207,66 miliar.

ECI telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Dana hasil IPO saham ini akan digunakan untuk melunasi pinjaman sekitar 10 persen kepada Bank CIMB Niaga (Rp10M) dan Bank Victoria (Rp15M); Sekitar 85 persen untuk pengembangan toko termasuk akuisisi lahan; dan sisanya untuk modal kerja.

Jadwal penawaran perdana saham antara lain masa penawaran awal telah dimulai saat ini hingga14 Juni 2013, tanggal efektif 21 Juni 2013, masa penawaran pada 25-27 Juni 2013, penjatahan pada 1 Juli 2013, distribusi pada 2 Juli 2013, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3 Juli 2013.

PT Electronic City Indonesia menawarkan sebanyak-banyaknya 333.333.000 lembar saham yang mewakili sebanyak-banyaknya 25 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO akan dilepas ke masyarakat dengan harga penawaran Rp 4 .050-Rp 5.400 lembar per saham.

Baca Juga:

  • Kasatres Polres Gowa Larang Media Bertanya Penggerebekan Miras
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat