Harga Sapi Jelang Idul Adha Merangkak Naik Akibat PMK

Merdeka.com - Merdeka.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, menyebut bahwa harga sapi merangkak naik menjelang Idul Adha 2022. Kenaikan harga dipicu menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Syarkawi mengatakan bahwa pada 2021 harga satu ekor sapi dengan berat daging 20 kilogram berkisar antara Rp13 hingga Rp 14 juta. Sedangkan pada tahun ini, masih menurut dia, harga sapi tahun ini mengalami kenaikan mencapai Rp16 juta hingga Rp20 juta per ekor.

"Meskipun saat ini PMK di Provinsi Bengkulu belum ditemukan namun harga hewan sapi menjelang Idul Adha alami kenaikan dan saat ini harga satu ekor sapi di atas Rp16 juta hingga Rp20 juta," kata Syarkawi dikutip dari Antara, Kamis (2/6).

Dia menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut disebabkan karena adanya PMK di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung.

Sebab dalam memenuhi kebutuhan sapi, Provinsi Bengkulu memasok sapi dari Provinsi Lampung khususnya pada hari-hari tertentu.

Upaya Atasi Penyebaran PMK

Namun, karena pihaknya memberlakukan peraturan bahwa setiap hewan sapi yang datang dari luar Provinsi Bengkulu harus disertai dengan sertifikat sehat sehingga stok sapi dari luar wilayah berkurang. Sehingga hanya sapi-sapi yang direkomendasikan dan memiliki sertifikat sehat yang dapat masuk ke Provinsi Bengkulu.

"Sedangkan untuk sapi yang sakit ataupun tidak memiliki sertifikat kesehatan tidak dapat masuk ke Bengkulu," ujar Syarkawi.

Meskipun harga sapi mengalami kenaikan akibat alternatif pasokan sapi berkurang, dia mengutarakan harapannya agar stok sapi di Provinsi Bengkulu terpenuhi untuk kebutuhan masyarakat pada hari raya kurban.

Diketahui, pihaknya melakukan penjagaan di daerah perbatasan seperti di Kabupaten Kaur yang berbatasan dengan Provinsi Lampung, Kabupaten Rejang Lebong yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Mukomuko yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel