Harga sawit di Mukomuko masih stabil

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan meskipun penjualan minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dari daerah ini terbatas, namun harga jual tandan buah segar kelapa sawit milik petani setempat masih stabil.

"Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pabrik di daerah ini sejak sepekan terakhir masih stabil sebesar Rp1.450-Rp1.870 per kilogram," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Apriansyah, di Mukomuko, Selasa.

Ia mengatakan hal itu, setelah menerima data perkembangan harga TBS kelapa sawit dari 10 pabrik minyak kelapa sawit yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini.

Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini pada 18 Mei 2022 turun hingga Rp500 per kilogram, karena terbatasnya penjualan CPO.

Setelah itu, harga pembelian tandan buah segar (TBS) sawit oleh sebagian pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini mulai naik sebesar Rp50-Rp80 per kg pada 25 Mei 2022, dan sampai sekarang harganya masih stabil.

Ia berharap harga pembelian TBS kelapa sawit oleh seluruh pabrik minyak kelapa sawit di daerah ini, mengalami peningkatan agar kesejahteraan petani sawit setempat semakin baik.

Dia menyebutkan, harga sawit di PT Sapta Sentosa Jaya Abadi sebesar Rp1.450 per kg, harga sawit di PT Surya Andalan Primatama sebesar Rp1.780 per kg, harga sawit di PT Daria Dharma Pratama sebesar Rp1.740 per kg.

Kemudian harga sawit di PT Usaha Sawit Mandiri sebesar Rp1.800 per kg, harga sawit di PT Bumi Mentari Karya sebesar Rp1.820 per kg, harga sawit di PT Karya Sawitindo Mas sebesar Rp1.740 per kg.

Lalu harga sawit di PT Mukomuko Indah Lestari sebesar Rp1.740 per kg, harga sawit di PT Sentosa Sejahtera Sejati sebesar Rp1.720 per kg, harga sawit di PT Karya Agro Sawitindo sebesar Rp1.670 per kg, harga sawit di PT Gajah Sakti Sawit sebesar Rp1.790 per kg.

Baca juga: Audit transparan perusahaan sawit bisa turunkan harga minyak goreng

Baca juga: Ketua Komisi DPR minta harga CPO tidak dilepas ke mekanisme pasar

Baca juga: BUMN Pangan perlu perkuat kerja sama dengan petani sawit

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel