Harga Tiket Bus di Lebak Bulus Naik 40-150 Persen

TEMPO.CO, Jakarta - Harga tarif bus antar kota jelang Lebaran 2012 untuk tujuan Jawa Tengah rata-rata naik 40-150 persen untuk kelas bisnis dan eksekutif. Kepala Terminal Lebak Bulus, Soeharta Sebayang, menyatakan belum ditemukan agen bus yang menjual tiket di atas harga tuslah.

"Sementara belum, setiap hari kami melakukan pengawasan," katanya di Terminal Lebak Bulus, Selasa, 14 Agustus 2012.

Untuk tujuan kota-kota besar di Jawa Tengah seperti Yogyakarta, Semarang, atau Surakarta, untuk kelas eksekutif dan bisnis, harga tiket rata-rata naik sebesar 100-150 persen dibandingkan harga normal. Seperti contoh PO Lorena, kisaran harga tuslah untuk kelas eksekutif mencapai Rp 350-450 ribu. Harga di hari biasa mencapai Rp 150-170 ribu. "Untuk sekarang atau H-5, harga bus Rp 400 ribu," kata agen bus Lorena, Yanto, di Terminal Bus Lebak Bulus hari ini.

Untuk tujuan yang sama dengan kelas bisnis, kisaran harga tuslah mencapai Rp 200-300 ribu. "Untuk kelas bisnis AC kami jual Rp 250 ribu," katanya. Untuk harga normal, kisaran tarif mencapai Rp 100-120 ribu. Jadi, untuk kelas bisnis kenaikan juga mencapai 100-150 persen.

Menurut Yanto, kenaikan sebesar 100-150 persen memang suatu hal yang biasa khususnya jelang Lebaran. "Kalau Lebaran kenaikan memang segitu," katanya.

Untuk kelas ekonomi, harga yang dijual merupakan harga tuslah yang telah ditetapkan pemerintah. Misalnya, PO Sinar Jaya yang menjual tiket kelas ekonomi jurusan Purwokerto dan Purworejo. Di loket pembelian tiket, sudah terpampang harga yang telah ditetapkan pemerintah yaitu Rp 65 ribu untuk ke Purwokerto dan Rp 81 ribu untuk ke Purworejo. "Kami tidak bisa menjual di atas harga ini karena sudah ketetapan pemerintah," kata agen bus Sinar Jaya, Asga, di Lebak Bulus.

Soeharta juga belum menemukan adanya PO nakal yang menjual tiket ekonomi di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

Untuk kelas Bisnis AC tujuan Yogyakarta, harga tiket Sinar jaya mencapai Rp 115 ribu, dibandingkan harga normal yang mencapai Rp 80 ribu. Jadi, kenaikan mencapai 40 persen.

Berdasarkan pantauan Tempo pada beberapa penumpang bus sampai Selasa malam, para penumpang menganggap kenaikan tarif bus masih dalam batas wajar khususnya jelang Lebaran. Menurut pengakuan Daryono yang hendak mudik ke Wonosobo, kenaikan tiket mencapai 50 persen untuk kelas bisnis AC. "Biasanya Rp 70 ribu, sekarang Rp 140 ribu. Kalau Lebaran memang 50 persen kenaikan," katanya.

ANANDA W. TERESIA

Berita lain:

Pemimpin KPK Tahu Disadap Polisi

Berita Ular Piton Metro TV Diprotes

Kapolri Sebut KPK Seperti Garong

Ini Aliran Dana Mencurigakan Djoko Susilo

Ini Alasan Polisi Tak Serahkan Kasus Simulator SIM

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.