Harga Tiket Tetap, Pengunjung Taman Mini Membludak 40 Ribu Orang

REPUBLIKA.CO.ID, KAMPUNG MAKASAR - Natal yang bertepatan dengan hari libur sekolah menjadi waktu yang tepat untuk berlibur. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi salah satu tempat wisata favorit di DKI Jakarta. Pada natal ini, jumlah pengunjung TMII mencapai lebih dari 40 ribu.

Yuristia (24 tahun), salah satu pengunjung, memilih TMII karena telah lama tidak berlibur di sana. "Terakhir ketika SD," ujar perempuan asal Cirebon ini. Ia datang ke TMII bersama keluarganya. Ketika ditemui, mereka sedang menyantap makan siang di dekat tugu api pancasila.

Setelah mengelilingi TMII, ia berencana akan berenang di Snow Bay. "Wahana di Snow Bay bikin penasaran. Pengen nyoba," ujar dia. Tiket masuk yang tidak murah, yakni Rp 120 ribu, tidak masalah baginya.

Selain dia, masih banyak pengunjung lainnya yang tampak menikmati makan siang di bawah pohon di dekat tugu api pancasila. Mereka duduk di atas tikar yang mereka bawa dari rumah. "Saya lebih memilih bawa makanan dari rumah biar lebih murah," ujar dia.

Tempat yang paling ramai di TMII adalah Snow Bay. Setiap anjungan pun ramai dikunjungi. Jumlah pengunjung tampak merata di setiap anjungan. Antrian di kereta gantung pun tampak mengular.

Bus-bus pariwisata memenuhi parkiran utama TMII. Akses menuju TMII pun diwarnai kemacetan dari mulai pasar rebo hingga Garuda Taman Mini. Jalanan di dalam TMII pun padat merayap.

Untuk natal, pihak TMII tidak menargetkan jumlah pengunjung. "Ikut mengalir saja. Tapi jumlah saat ini lebih banyak dari tahun lalu," ujar Kepala Publikasi dan Informasi TMII, Suryandoro, Minggu (25/12). Pihak TMII memfokuskan target pada malam tahun baru.

Walaupun banyak pengunjung, pihak TMII tidak memperpanjang waktu operasional. "Alasannya karena tidak ada acara malam," ujar Suryandoro. Harga tiket masuk TMII pun tidak dinaikan, masih Rp 9.000 per orang.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.