Hari Bangga Buatan Indonesia Jadi Momen Tepat untuk Berkirim Hadiah Idul Fitri

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), beserta Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), menetapkan tanggal 5 Mei sebagai Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Di Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini, Hari BBI dinilai jadi momentum yang tepat untuk berkirim hadiah sebagai bentuk silaturahmi dalam pembatasan sosial.

Head of Corporate Communications Bhinneka.Com, Astrid Warsito, mengaku berkomitmen untuk menyukseskan kampanye 5.5 Hari Bangga Buatan Indonesia.

" Ini merupakan sebuah kelanjutan dari berbagai inisiatif Bhinneka.Com guna mendorong pertumbuhan produk dalam negeri terbaik dan pelaku UMKM di Indonesia. Kami memahami bahwa dalam situasi pembatasan sosial ini, e-commerce menjadi solusi," ujar Astrid melalui keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Seperti tahun lalu, kata Astrid, dapat dipastikan transaksi online akan meningkat menjelang hari raya Idul Fitri.

"Bhinneka.Com turut menggandeng mitra perbankan, fintech dan logistik menggelontorkan promo menarik, semoga menambah antusiasme para pelanggan untuk #MudikDariHati,” ucapnya menambahkan.

Bentuk Kepedulian Terhadap Produk Dalam Negeri

Program Hari BBI 2021 ditegaskan menjadi bentuk kepedulian industri e-commerce dan pemerintah terhadap produk dalam negeri serta masyarakat Indonesia selaku konsumen.

Sejalan dengan tujuan tersebut, Bhinneka.Com akan mengedepankan produk-produk lokal unggulan dari ribuan Merchant dalam negeri pada laman kurasi HBBI di http://bhnk.co/hbbi.

Sementara Bima Laga selaku Ketua Umum idEA menuturkan, Hari BBI 2021 menjadi kesempatan bagi industri e-commerce dan pemerintah untuk bergotong royong memajukan perekonomian negeri.

"Melalui gratis ongkir dan promo yang diberikan oleh seluruh anggota kami yang berpartisipasi seperti Bhinneka.Com, kami harap dapat berdampak pada peningkatan penjualan pelaku usaha lokal dan UMKM," ujarnya.

Pemerintah juga mengambil peran dengan melakukan berbagai edukasi dan sosialisasi program ini, sebagai strategi untuk menggapai pemulihan ekonomi masyarakat Indonesia.