Hari Diabetes Sedunia, Konsultasi Telemedis Bantu Pasien Diabetes Cegah Covid-19

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Hari Diabetes Sedunia setiap tanggal 14 November, diabetes menjadi penyakit penyerta atau komorbid yang paling banyak ditemukan pada pasien Covid-19.

Secara global terdapat sekitar 8 persen kasus Covid-19 yang dibarengi dengan diabetes dengan angka kematian 3 kali lipat dibandingkan pasien pada umumnya.

Sementara itu, data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa diabetes adalah komorbid tertinggi kedua setelah hipertensi dalam kasus COVID-19 di Indonesia, yang dapat berujung pada kematian untuk beberapa kasus yang sudah fatal.

Melihat hal tersebut, Prof. DR dr. Ketut Suastika, Sp.PD (KEMD), Ketua Umum PERKENI mengatakan, pasien diabetes dapat mengoptimalkan platform konsultasi telemedis agar mendapatkan petunjuk atau rekomendasi seputar diabetes dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Endokrinologi yang kredibel. Sehingga tidak perlu keluar rumah di tengah pandemi yang sangat berisko.

"Konsultasi dengan dokter itu penting, supaya penderita diabetes dapat mengetahui cara yang tepat mengobatinya. PERKENI sendiri telah menyiapkan pedoman Penanganan Diabetes Mellitus di era Pandemi COVID-19 bagi pasien diabetes dan untuk tenaga medis, agar dapat memberikan layanan terbaik kepada pasien," ujarnya dalam acara virtual PERKENI dan Good Doctor Luncurkan Program “Pantang Menyerah Siaga Gula Darah”.

Platform Online Kesehatan Terpadu untuk Diabetes

(c) Shutterstock
(c) Shutterstock

Good Doctor telah bekerja sama dengan Perkeni untuk menyediakan layanan telemedis yang aman sebagai alternatif untuk mencegah transmisi penularan Covid-19, khususnya bagi penderita diabetes

Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia mengatakan kerjasama ini merupakan “Pantang Menyerah, Siaga Gula Darah”, dengan Good Doctor menyediakan layanan telekonsultasi seputar diabetes dengan mitradokter PERKENI. Layanan ini bisa digunakan para pasien diabetes untuk berkonsultasi dan melakukan pengecekan kesehatan mereka, cukup melalui ponsel pintar mereka saja.

Bukan hanya itu, pasien juga bisa membeli obat, baik obat dengan resep atau yang dijual bebas tanpa harus pergi ke apotek, di dalam layanan HealthMall. Untuk memperkuat kerja sama ini Good Doctor melaksanakan edukasi medis secara berkelanjutan (sustainable) kepada mitra dokter demi membekali mereka dengan pengetahuan yang kredibel,valid, dan terkini tentangpenanganan diabetes.

Selain itu, program edukasi diabetes ini juga disiapkan untuk masyarakat dan akan dikemas dalam bentuk konten media sosial dan artikel kesehatan yang menarik dan mudah dicerna.

"Program ini kami harapkan dapat mendukung masyarakat untuk bisamenerapkan pemeriksaan diabetes dan sistem manajemen diabetes secara teratur demimenjaga kondisi kesehatan mereka selama masa pandemi," ungkapnya.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Endokrinologi ataupun dengan mitra Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internist) sudah bisa diakses oleh masyarakat Indonesia dalam menu ‘Telusuri Dokter Kami’ di dalam aplikasi Grab layanan Kesehatan atau GrabHealth.

#changemaker