Hari-Hari Buruk di Dompu dan Bima NTB, Permukiman Terendam Banjir Setinggi Leher

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Dompu - Masyarakat di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat mengalami hari buruk. Beberapa Kecamatan di dua Kabupaten tersebut direndam banjir setinggi leher orang dewasa akibat luapan beberapa sungai.

Banjir disebabkan intensitas hujan tinggi yang terjadi dari pagi hingga malam Jumat malam (2/04/2021). Akibat rendaman banjir tersebut, diperkirakan belasan ribu rumah di dua daerah bertetangga ikut terdampak.

Selain itu, masyarakat mengalami kerugian material lainnya karena ratusan hektar tanaman padi terancam gagal panen. Ratusan ton jagung juga terdampak rendaman air dan sebagian hanyut terbawa arus banjir saat dijemur di lapangan.

Belum lagi hewan ternak tersapu banjir. Bahkan ada satu jembatan terputus di Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Hingga saat ini belum ada laporan resmi dari pemerintah setempat terkait wilayah rendaman banjir dan jumlah kerugian.

Informasi beredar di media sosial facebook, di Kecamatan Bolo, Madapangga, Monta dan Woha hampir rata tersapu banjir. Warga berteriak karena mereka sangat membutuhkan makanan, pakaian dan penghangat badan seperti minyak angin.

Seperti di Dompu, tamaman padi petani di Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, rusak dihantam banjir dan terancam gagal panen. Kemudian puluhan ton jagung hasil panen yang dijemur di Lapangan Desa Tembalae, Kecamatan Pajo, terendam air.

Berikut Kecamatan Terendam Banjir

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bima dan Dompu, NTB. (Foto: Istimewa)
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bima dan Dompu, NTB. (Foto: Istimewa)

Kabupaten Dompu

1. Kecamatan Pajo-Pajo

2. Sebagian Kecamatan Woja

3. Sebahagian Kecamatan Dompu

4. Sebagian Kecamatan Hu'u

Kabupaten Bima

1. Kecamatan Madapangga : Desa Campa, Woro, Monggo, Tonda, Rade, Ncandi, Dena dan Tambe

2 . Kecamatan Bolo : Desa Timu, Bontokape, Darussalam, Sanolo, Sondo, Kananga, Kampo Sigi, Kancoarida dan Rato.

3. Kecamatan Monta : Wilayah Pela, Tangga, Monta, Sie dan Simpasai. Akibat air bah efek dari debit air tinggi di Dam Pelaparado sehingga meluap ke permukiman warga.

4. Kecamatan Woha : Wilayah Kecamatan Belo dan Tente, Desa Nisa, Samili, Kalampa, Talabiu, Padolo, Penapali hingga Desa Godo akibat luapan sungai arah Langgudu Barat diperparah oleh luapan Dam Pelaparado dari arah selatan dan air laut pasang sore hari.

5. Kota Bima

Kelurahan Dodu

Simak Video Pilihan Berikut Ini: