Hari Ini Jenazah Kabinda Papua Brigjen Putu Dievakuasi ke Timika

Bayu Nugraha, Aman Hasibuan (Papua)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Jenazah Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Daerah Papua, Brigadir Jenderal TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, yang meninggal dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Beoag, Kabupaten Puncak, Papua akan dievakuasi dari Beoga ke Timika pada hari ini, Senin, 26 April 2021.

"Tapi yang jelas, jenazah Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya sudah berada di Beoga, dan Senin, 26 April 2021 kita evakuasi ke Timika," ujar Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, kepada wartawan, Minggu malam, 25 April 2021.

Pangdam menyebutkan, sebelum terjadi aksi kontak tembak dengan KKB, almarhum sudah 10 hari berada di Beoga, Kabupaten Puncak untuk mendeteksi, mencari dan mengamankan daerah Ilaga dan Beoga dari serangan OPM.

“Sudah hampir 10 hari ia bertugas di sana. Almarhum bersama dengan anggota TNI lainnya,”katanya.

Ketika ditanya berapa jumlah personel TNI yang ikut bersama almarhum Kabinda, Pangdam mengatakan, hingga sekarang masih melakukan komunikasi dengan anggota di sana guna mencari informasi yang tepat.

“Kita kesulitan konfirmasi ke Beoga dan Ilaga, sehingga kronologis tepatnya itu saya belum monitor, yang jelas Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya gugur ditembak OPM,” ujar Pangdam Ignatius Yogo Triyono.

Ia katakan, sejak OPM melakukan penembakan pada guru dan pembakaran sekolah, pihaknya pun menambah kekuatan aparat TNI-Polri di Beoga dan Ilaga. Apalagi dengan adanya informasi kelompok ini akan menyerang Ilaga.

“Kelompok OPM ini mengatakan akan menembak sampai 19 orang warga, kita pun perkuat anggota TNI-Polri di sana,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelejen Negara (Kabinda) Daerah Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya meninggal dunia di tembak Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sekira jam 15.30 WIT beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

“Kronologisnya sekira jam 15.30 WIT di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak terjadi kontak tembak. Kemudian Kabidan terkena tembak dari OPM,” kata Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Minggu, 25 April 2021.

Baca juga: Pelaku Penembakan Kabinda Papua Disebut Ulah KKB Lekagak Telengen