Hari Ini JK dan Antasari Buka Tabir Century di DPR

INILAH.COM, Jakarta - Berbeda halnya dengan Partai Demokrat, PKS justru menganggap penting pemanggilan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar oleh Timwas Century DPR, Rabu (12/9/2012).

Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Djamil mengatakan, JK dan Antasari merupakan saksi kunci untuk membongkar kasus pengucuran dana sebesar Rp6,7 triliun itu.

"Saya pikir pemanggilan itu positif untuk membuka tabir misteri bailout Century," kata Nasir melalui pesan singkatnya hari ini.

Menurut dia, bukti yang ditemukan Timwas Century sudah cukup bahwa kasus tersebut berbau korupsi. Namun, keterangan dari kedua saksi akan memperkuat bahwa kasus tersebut telah merugikan keuangan negara.

"Bukan belum cukup (bukti), tapi keduanya harus menjadi lampu pijar sehingga bisa membuat terang benderang kasus Century gate," jelas ketua DPP PKS itu

Dia berharap JK dan Antasari memiliki argumentasi dan fakta hukum yang bisa membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sampai saat ini belum bisa membongkar kasus tersebut.
"Fakta hukum penting dihadirkan keduanya agar KPK yakin dengan kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century," ucap Nasir.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR Gede Pasek menilai pemanggilan kedua saksi terkait pengucuran dana sebesar Rp6,7 triliun itu bernuansa politik. "Kami saksiksan ingar bingar politik, saya kira tidak ada makna apa-apa," kata politikus Partai Demokrat itu.

Timwas Kasus Century menjadwalkan pemanggilan JK dan Antasari Azhar untuk mengungkap kasus tersebut yang sampai saat ini menemui kebuntuan. Sebab, KPK semasa dipimpin Busyro Muqodas menyatakan tidak menemukan bukti kerugian negara skandal Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

Namun, DPR dalam penyelidikannya melihat ada kerugian negara. Bahkan DPR telah merekomenasikan kepada KPK dengan bukti-bukti yang dimiliki untuk menangani kasus ini. KPK dibawah kepemimpinan Abraham Samad pun telah berjanji untuk menuntaskan kasus itu.

Kasus ini kembali ramai pasca testimoni Antasari di dalam penjara melaui sebuah televisi swasta. Dia mengungkap fakta baru bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat yang membahas bailout Bank Century di Istana Negara.

Antasari mengaku saat itu (Oktober 2008) dirinya diundang dalam rapat tersebut. Namun, testimoni Antasari ini dibantah Presiden SBY bahwa rapat itu bukan membahas bailout Bank Century melainkan penanganan perekonomian secara umum. Atas polemik itulah, maka Timwas DPR meminta langsung keterangan dari Antasari Azhar dan telah menjadwalkan hadir dalam rapat di DPR pada hari ini. [yeh]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.