Hari ini peserta 30 nomor awali lomba renang Peparnas Papua

·Bacaan 2 menit

Peserta dari 30 nomor cabang olahraga renang pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI memulai lomba di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Senin.

Dari jadwal resmi yang diterima ANTARA, nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S8 menjadi yang pertama dilombakan yang dilanjutkan dengan enam nomor 100 meter gaya bebas S8 putri, S9 putra dan putri, S10 putra dan putri.

Setelah itu, atlet yang turun pada nomor 50 meter gaya dada dari tiga klasifikasi putra dan putri yakni, S4, S5, dan S7 juga memulai pertandingan hari ini.

Setelah upacara pengalungan medali, lomba dilanjutkan dengan 100 meter gaya bebas S11-S12 putra, S11-S12-S13 putri, S13 putra, S14 putra dan putri, S15 putra dan putri.

Lomba hari ini akan ditutup oleh peserta yang tampil pada nomor 50 nomor gaya punggung S8 putra, S8-S9 putri, S9 putra, S10 putra dan putri.

Perlombaan cabang olahraga renang akan berlangsung hingga 13 November 2021. Arena lomba Peparnas Papua menghadirkan berbagai fasilitas penunjang terbaru dan pertama di Indonesia.

Baca juga: Fasilitas renang Peparnas Papua terbaru dan pertama di Indonesia

Dua di antaranya adalah alat bantu untuk menopang atlet dan lampu start untuk perenang yang mengalami hambatan pendengaran.

Dimin, Technical Delegate (TD) cabang olahraga renang Peparnas Papua, mengatakan fasilitas penunjang tersebut bakal memudahkan atlet saat melakoni perlombaan.

Seperti alat bantu untuk menopang atlet yang mengalami hambatan fisik saat memasuki kolam renang. Dimin mengatakan di Arena Akuatik Kampung Haparan terdapat tiga unit yang pertama kali digunakan di Indonesia.

"Jadi nanti atlet mudah untuk lebih nyaman masuk kolam renang. Sebelumnya atlet harus dibopong sekarang sudah ada alat bantu tersebut," kata Dimin kepada ANTARA, Minggu.

Selain itu, terdapat juga fasilitas penunjang seperti lampu tanda start yang digunakan ketika atlet yang mengalami hambatan pendengaran berlomba.

Dimin mengatakan sebelumnya lomba renang untuk atlet disabilitas menggunakan bendera sebagai tanda, namun kini lebih modern dan pastinya lebih memudahkan saat lomba bergulir.

"Lampu tersebut nanti bakal menyala sesuai dengan tanda seperti tanda atlet harus bersiap, kapan harus start dan lainnya," kata Dimin.

Baca juga: Mengenal cabang olahraga renang Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel