Hari Ini Puncak Kepulangan Delegasi G20 Bali, AP Minta Penumpang Cek Jadwal Terbang

Merdeka.com - Merdeka.com - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, tengah mempersiapkan penanganan kepulangan para tamu negara yang hadir di KTT G20 yaitu sebanyak 38 pemimpin delegasi dan organisasi internasional. Pihak Bandara Ngurah Rai sudah memulai pelayanan untuk kepulangan pesawat delegasi KTT G20 pada Selasa (15/11).

"Setelah proses penanganan kedatangan pesawat pemimpin delegasi dan organisasi internasional KTT G20 berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, saat ini kami fokus terhadap penanganan kepulangan para delegasi," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, Selasa (15/11).

Faik mengatakan bahwa pihak Angkasa Pura terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta instansi atau stakeholders lainnya terkait update rencana kepulangan pesawat delegasi.

Dia menyebutkan, pada Rabu (16/11) akan menjadi puncak kepulangan pimpinan delegasi dan organisasi internasional, khususnya pada rentang waktu pukul 14.00 Wita hingga 20.00 Wita dengan jumlah yang akan berangkat yakni 16 penerbangan.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada para penumpang yang akan berangkat melalui Bandara I Ngurah Rai di periode waktu tersebut agar memerhatikan dan mengantisipasi keberangkatan di jam-jam yang dimaksud," jelas Faik.

Operasional Bandara Tetap Berjalan Normal

Ia juga menerangkan, Angkasa Pura I juga menginformasikan operasional penerbangan komersial reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada periode kedatangan para delegasi KTT G20 tetap berjalan normal dan lancar.

Pada periode 13 hingga 14 November 2022, sebanyak 78.190 pergerakan penumpang komersial, yang terdiri atas 39.799 penumpang rute domestik dan 38.391 penumpang rute internasional, serta 641 pergerakan pesawat udara komersial yang terdiri atas 363 pergerakan pesawat udara rute domestik dan 278 pergerakan pesawat rute internasional.

“Kami berupaya untuk dapat memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin, baik terkait pada penanganan delegasi KTT G20 serta kepada para pengguna jasa bandara yang menggunakan penerbangan reguler," tandasnya.

[gil]