Hari Ini Skuat Liverpool Tiba di Indonesia

TRIBUNNEWS.COM – Feels like home. Liverpool dijamin akan seperti berada di rumah sendiri, Stadion Anfield, ketika melakukan tur pramusim ke Indonesia. Para penggemar Liverpool di Indonesia sudah memastikan akan menunjukkan dukungan penuh rasa cinta.

Menjelang bergulirnya musim kompetisi 2013/14, Steven Gerrard cs akan menggelar tur pramusim ke sejumlah negara. Indonesia yang termasuk memiliki pasar sepakbola sangat besar di dunia akan menjadi tujuan pertama klub berjulukan The Reds itu.

Setelah Indonesia, giliran Australia dan Thailand yang akan menjadi tujuan tur skuad asuhan Brendan Rodgers. The Merseyside terbang meninggalkan Inggris, Selasa (16/7/2013), untuk memulai tur Asia-Australia tersebut.

Mereka dijadwalkan tiba di Jakarta, Rabu (17/7/2013), melalui Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 13.00 WIB. Selama di Jakarta, Liverpool akan mengikuti sejumlah kegiatan seperti buka puasa bersama, meet and greet, coaching clinic, dan puncaknya adalah pertandingan persahabatan melawan Indonesia XI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (20/7/2013) malam.

Ribuan penggemar Liverpool yang tergabung dalam komunitas Big Reds akan menunjukkan bagaimana besarnya antusiasme dan kegilaan orang-orang Indonesia terhadap The Reds.

Antusiasme itu sudah terlihat sejak rombongan Liverpool mendarat di Jakarta. Big Reds sudah mempersiapkan sejumlah hal untuk menyambut klub pujaan, yang baru pertama kali datang ke Tanah Air.

Suasana Halim Perdanakusuma dijamin penuh dengan warna merah, warna kebesaran Liverpool. Big Reds pun sudah mengimbau setiap anggotanya di setiap daerah untuk memberikan sambutan yang luar biasa bagi klub yang berdiri pada 15 Maret 1892 itu.

Big Reds meminta kepada setiap anggota di daerah untuk mengenakan jersey, membawa scarf, bendera, dan menyerukan chant (yel-yel), serta lagu 'kebangsaan' You'll Never Walk Alone.

Peraih 18 gelar juara Liga Inggris itu akan semakin merasa di Anfield ketika berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tidak hanya menyerukan chants dan menyanyikan You'll Never Walk Alone sepanjang laga, Liverpudlian berencana memasang sejumlah spanduk yang menyerukan sejumlah pesan.

Seluruh punggawa Liverpool sudah tidak sabar lagi berkunjung dan bersua dengan para pendukung setianya di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Direktur Liverpool, Ian Ayre, usai penandatanganan perpanjangan kontrak Steven Gerrard.

Ayre tahu betul peta dari basis pendukung Liverpool di Indonesia. Ia pernah hidup dan bekerja di kawasan Asia selama beberapa tahun. "Saya pernah berada di sana, dan saya tahu di sana tempat yang memang fantastis."

Ia menambahkan, ada dua hal yang menarik bagi Liverpool pada tahun ini. Yakni, bakal bertanding di dua stadion yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. "Kami belum pernah berkunjung ke Indonesia dan kami belum pernah juga ke Australia. Ini jelas fantastis karena kami senantiasa tertantang setiap tahunnya setiap kali menjalani tur-pramusim," katanya.

"Sambutan para pendukung di Indonesia, saya yakin bakal fenomenal. Ini bentuk dari dukungan setiap mereka kepada kami. Sama ketika kami pernah berkunjung ke Malaysia dan Thailand," katanya.

Ia mewaspadai kondisi jet lag dan rasa bosan para pemain ketika berada di pesawat. Apalagi perjalanan ke Indonesia mencapai 13 jam. "Memang, tidak banyak waktu untuk tidur selama berada di pesawat terbang, tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin," ungkapnya. (Tribunnews.com/deo)

Baca Juga:

Steven Gerarrd: Pemain Senior Jadi Panutan Pemain Muda

Brendan Rodgers: Kami Bersemangat ke Indonesia

Raheem Sterling Berjuang Masuk Skuat Utama Liverpool

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.