Hari Kartini: Wapres Dukung Peran Politik Perempuan

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Boediono menyatakan peran keterlibatan perempuan dalam dunia politik kian penting. Banyak segi kehidupan bangsa, baik undang-undang maupun kebijakan-kebijakan publik, memerlukan sentuhan perempuan.

»Sangat penting bahwa setiap kebijakan di tingkat pusat dan daerah diwarnai dan disemangati oleh perspektif dan kepekaan perempuan," kata Boediono dalam sambutan konsolidasi jaringan Kaukus Perempuan Parlemen seluruh Indonesia di Hotel Ritz-Carlton, Sabtu, 21 April 2012. Konsolidasi anggota DPR perempuan di berbagai daerah ini merupakan bagian dari peringatan hari kelahiran R.A. Kartini.

Boediono menyatakan bersyukur dari pemilu ke pemilu jumlah perempuan yang terpilih menjadi anggota dewan terus meningkat, meski belum mencapai 30 persen. Dia pun meyakini tren keterpilihan perempuan akan berlanjut dan dalam waktu dekat treshold (ambang batas) perempuan di parlemen mencapai 30 persen terwujud.

"Tapi bobot pengaruh dan peran perempuan dalam politik di Tanah Air tidak hanya ditentukan oleh segi kuantitas, segi kualitasnya juga sangat penting,” kata Boediono. »Dari segi kualitas ini pun kita semua menyaksikan kemajuan pesat yang dicapai legislator perempuan kita."

Menurut Boediono, para perempuan yang sudah berjuang di bidang politik harus memastikan jangan sampai ada klausul-klausul legislasi pusat dan daerah yang diskriminatif dan merugikan kepentingan perempuan. Mereka perlu berperan dalam peningkatan aturan yang tak diskriminatif, terutama sekali dalam pembentukan peraturan-peraturan daerah.

Apalagi, kata dia, perjuangan para perempuan Indonesia untuk mendapatkan kesetaraan dalam kehidupan berpolitik Indonesia sudah signifikan. Undang-undang bidang politik sudah menjamin kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam pemilu presiden dan wakil presiden, pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah, serta pemilu legislatif (MPR, DPR, DPD, DPRD).

ARYANI KRISTANTI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.