Hari Keluarga Nasional momentum turunkan angka stunting nasional

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan bahwa Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2022 merupakan momentum untuk menurunkan angka kekerdilan pada anak (stunting) secara nasional.

“Hari Keluarga Nasional 2022 menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPK) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi,” kata Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andusti dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Nopian menuturkan Hari Keluarga Nasional 2022 merupakan momentum yang tepat untuk menurunkan angka prevalensi stunting dengan cepat menjadi 14 persen di tahun 2024.

Momentum itu dapat digunakan sebagai waktu untuk meningkatkan program kerja Bangga Kencana secara umum dan khususnya upaya penurunan stunting.

Baca juga: BKKBN: Bidan penentu keberhasilan penanganan stunting

Baca juga: BKKBN: Wujudkan lingkungan sehat untuk bentuk keluarga sejahtera

Untuk memperingatinya, BKKBN akan menggelar puncak acara Hari Keluarga Nasional ke-29 memiliki tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting” pada tanggal 29 Juni 2022 di Medan, Sumatera Utara secara daring dan luring.

Dalam acara tersebut, akan dilaksanakan kegiatan unggulan yang diusung BKKBN yakni Bapak Asuh Anak Stunting, Sepekan Elsimil, Semarak Kampung KB dan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA).

Kepala daerah yang berprestasi dalam mengendalikan stunting di daerahnya akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi BKKBN karena telah berjuang bersama membangun keluarga berkualitas.

Nopian berharap Presiden RI Joko Widodo dapat hadir secara langsung dalam acara puncak Hari Keluarga Nasional yang dilaksanakan pihaknya untuk memberikan arahan serta harapannya secara langsung.

“Kita berharap betul momen ini Pak Presiden bisa hadir langsung. Beliau kita harapkan berikan wejangan kepada kita semua bagaimana Hari Keluarga Nasional ini menjadi momentum membentuk keluarga berkualitas,” ujar Nopian.

Baca juga: Kelas Orang Tua Hebat BKKBN dorong inovasi keluarga cegah stunting

Baca juga: Saka Kencana BKKBN lakukan sosialisasi dan bakti sosial cegah stunting

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel