Hari Kesiapsiagaan Bencana: Masyarakat Diajak Disiplin dalam Memutus Penyebaran COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Letjen TNI Doni Monardo Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengatakan bahwa tahun ini, Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana pada hari ini dilakukan dengan upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona di masyarakat.

Dalam pernyataannya, Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam peringatan dan berfokus pada pemutusan rantai penularan COVID-19.

"Tetap di rumah saja. Kita bekerja, belajar, dan beribadah, serta melakukan aktivitas lainnya di rumah," ujarnya dalam siaran konferensi pers daring dari kantor BNPB, Minggu (26/4/2020)

"Tetap jaga jarak dan hindari kerumunan, gunakan masker, dan sering cuci tangan, pakai sabun dengan air mengalir, serta tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut," kata Doni.

Cepat Lambat Berakhirnya Wabah Tergantung Kepatuhan

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo saat konferensi pers secara Live di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/4/2020) menyampaikan laporan kinerja sebulan Gugus Tugas COVID-19. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Doni mengatakan masyarakat harus meningkatkan disiplin pribadi dan kesadaran kolektif, serta bergotong royong untuk memutus mata rantai penularan.

"Cepat atau lambatnya pandemi COVID-19 ini tergantung dari tingkat kepatuhan dalam melaksanakan protokol kesehatan. Semakin cepat wabah berakhir," ujarnya.

Doni mengimbau masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momen untuk memutus mata rantai COVID-19 dengan beribadah bersama keluarga di rumah saja.

Selain itu, kembali ia meminta masyarakat tidak mudik dan melakukan kegiatan berkumpul dalam bentuk apa pun.

"Apabila dilaksanakan dengan baik, Anda telah menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan keluarga, serta masyarakat di sekitarnya," kata Doni.

Simak juga Video Menarik Berikut Ini