Hari ketiga wushu perebutkan enam emas nomor taolu kombinasi

·Bacaan 2 menit

Hari ketiga cabang olahraga wushu Pekan Olahraga Nasional XX Papua di Merauke, Jumat, akan memperebutkan enam medali emas dari nomor taolu kombinasi.

DKI Jakarta dan Jawa Timur, yang masing-masing telah mengantongi dua medali emas, akan berupaya menambah pundi-pundi medali setelah sejumlah atlet andalan mereka sementara mengantongi poin tertinggi di bagian pertama.

Atlet Ibukota Edgar Xavier Marvelo mendapatkan poin tertinggi 9.71 setelah tampil di nomor dao shu putra, Kamis. Peraih emas SEA GAMES 2019 itu dibayangi dengan ketat oleh rekan satu pelatnas Seraf Naro Siregar yang mengantongi poin 9.70.

Baca juga: Sehari jelang pembukaan PON Papua, 24 medali emas diperebutkan

Jason Keitaro Widyawan menjadi wakil kedua DKI dan sementara bercokol diperingkat tiga sebelum mencoba meraih poin tertinggi di gun shu untuk diakumulasikan.

Di nomor dao shu/gun shu putri, atlet Jatim Felda Elvira sementara memimpin dengan torehan 9.68, ditempel oleh rival dari DKI Eugenia Diva Widodo (9.66) dan Mutia Azzella dari Jawa Barat (9.61).

Jatim memiliki peluang lagi di nomor jian shu/qiang shu putra lewat Muhammad Daffa Golden Boy yang saat ini mengantongi 9.72. Akan tetapi, dia dibayangi dua atlet DKI M Abdul Harist (9.67) dan Erwein Wijayanto (9.62).

Baca juga: Jadwal lengkap PON Papua 1 Oktober:Laga terakhir sebelum pembukaan

Sedangkan nomor jian shu/qiang shu putri sementara menjadi persaingan antara atlet DKI Nandira Mauriskha (9.70), Zoura Nebulani dari Jabar (9.68) dan Dessy Wulandari dari Jateng (9.65).

Kemudian William Ajinata membawa pulang poin tertinggi 9.68 di nomor nan quan pada Rabu, dan bakal berupaya mempertahankan posisinya di nan gun hari ini apabila tak ingin disalip oleh Yofan asal Jateng (9.46) dan atlet pelatnas Harris Horatius dari Sumatera Utara (9.45).

Satu wakil lain dari Sumut, Juwita Niza Wasni menguasai nomor nan quan putri dengan 9.68 diikuti oleh Sherly Velika Wuryaningtyas asal Jateng (9.57) dan Benedicta Rafaella Prasetyo dari Jatim (9.37). Ketiganya akan berupaya menyempurnakan gerakan dan jurus-jurunya di nomor nan gun hari ini.

Kemudian sesi siang di GOR Futsal KONI, Merauke akan diisi pertandingan wushu sanda yang memasuki semi final putra kelas 48kg, 52kg, 56kg, 60kg, 70kg, dan 75kg.

Dilanjutkan dengan nomor sanda putri kelas 48kg, 52kg, 56kg dan 60kg.

Peraih perak SEA Games 2019 Ade Permana dari Jawa Barat meraih Technical Victory atas Dwi Teguh Wardana asal Kalimantan Barat demi tempat di semifinal kelas 48kg putra.

Ade akan menantang atlet Jawa Tengah Anwar Hidayat, yang mengalahkan Nando Pratama Sitanggang dari Kepulauan Riau, dalam perebutan tiket ke final.

Baca juga: Sarapan juara dan emas PON pertama Alisya Mellynar

Baca juga: Round-up: DKI Jakarta sapu bersih emas hari pertama wushu PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel