Hari Pendidikan Nasional 2021, Warganet Gaungkan Semboyan Ki Hajar Dewantara

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hari ini, Minggu (2/5/2021), Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas. Penatapan setiap tanggal 2 Mei bertepatan dengan hari kelahiran tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara.

Tokoh nasional kelahiran Yogyakarta itu meninggalkan banyak warisan bagi dunia pendidikan Indonesia.

Salah satu yang sangat populer adalah semboyan, "Ing ngarsa sung tulodho, ing madya mbangun karsa, tut wuri handayani."

Semboyan tersebut memiliki arti, "Di depan (guru) harus memberi contoh baik, di tengah-tengah (muridnya) harus menciptakan ide dan prakarsa, di belakang harus bisa memberi dorongan dan arahan."

Arti semboyan yang begitu mendalam membuat warganet ramai-ramai menggaungkan quote fenomenal dari Ki Hajar Dewantara tersebut di Twitter, sambil menyematkan hashtag atau tagar #HariPendidikanNasional2021 dan #KiHajarDewantara.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.
Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Tak hanya semboyan di atas, warganet juga membagikan quote dari Ki Hajar Dewantara lainnya.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.
Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Nadiem Makarim Ungkap Pelajaran Favorit Semasa Sekolah

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim saat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021 secara virtual pada Minggu, 2 Mei 2021. (Dok Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim saat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021 secara virtual pada Minggu, 2 Mei 2021. (Dok Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 jatuh setiap 2 Mei. Menyambut peringatan ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim mengajak warganet tanya jawab soal pelajaran paling menantang.

Tanya jawab singkat ini dibagikan Nadiem Makarim dalam unggahan di Instagram Stories akun Instagram pribadi. "Saya mau ngobrol dan tanya-tanya nih. Menurut teman-teman pelajaran apa yang paling menantang," tanya Nadiem.

Pertanyaan itu pun direspons oleh warganet yang mengisi kolom tanya-jawab. Salah satunya ada yang menyebut bahwa pelajaran bahasa Indonesia sulit dipahami jawaban soalnya.

Terkait jawaban warganet ini, Nadiem pun membalas dan mengungkap bahwa pelajaran Bahasa Indonesia adalah pelajaran favoritnya semasa sekolah. "Ini pelajaran favorit saya," tulisnya.

"Memang sebagai orang merasa bahasa Indonesia itu cukup sulit dan rumit. Tapi bahasa Indonesia begitu berharga dan bahasa inilah yang menyatukan kita. Semangat terus, ya!" lanjut Nadiem.

Lalu, ada pula yang menjawab matematika adalah pelajaran yang sungguh menantang. Nadiem menyebut, pelajaran ini jadi jawaban terbanyak yang disampaikan.

"Wah, saya perhatikan Matematika jadi salah satu jawaban terbanyak sebagai pelajaran yang paling menantang. Tapi pelajaran ini sangat penting karena kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, tetap semangat, ya!" lanjut Nadiem Makarim.

Tetap Semangat Belajar

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim saat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021 secara virtual pada Minggu, 2 Mei 2021. (Dok Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim saat memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021 secara virtual pada Minggu, 2 Mei 2021. (Dok Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)

Warganet lain juga menyebut fisika jadi pelajaran paling menantang karena ada banyak angka dan rumus di dalamnya. "Saya juga dulu sempat kesulitan menghafal rumus," tulis Nadiem.

Meski kesulitan, Nadiem menyebut, ia mencoba mencari tahu cara menghafal rumus dengan berbagai metode yang lebih mudah dipahami sehingga pelajaran sulit jadi menyenangkan. "Jangan lupa sering-sering latihan, ya!" pesannya.

Setelah jawaban itu, dalam unggahan selanjutnya Nadiem berterima kasih kepada mereka yang telah mengirim jawaban. Ia turut memohon maaf karena tidak dapat membalas satu per satu.

Momen Hardiknas, dikatakan Nadiem jadi momen yang tepat untuk merefleksikan apa saja yang telah dilakukan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki.

"Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi," demikian tutup Nadiem.

Infografis Hari Pendidikan Nasional

kurikulum tiap era pemerintahan (liputan6.com/Triyasni)
kurikulum tiap era pemerintahan (liputan6.com/Triyasni)