Hari Pertama Jadi Presiden AS, Biden Siap Pecat Staf yang Tak Hormat

Hardani Triyoga, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyampaikan kepada jajaran stafnya agar bersikap hormat. Hal ini termasuk memperlakukan rekan kerja dengan tidak hormat maka akan langsung dipecat.

Biden meyakinkan staf bahwa perlu dedikasi dan komitmen kepada bangsa. Namun, Biden meminta semua dilakukan dengan nilai-nilai inti Amerika yaitu kerendahan hati dan kepercayaan.

"Saya tidak bercanda ketika mengatakan ini. Jika Anda pernah bekerja dengan saya dan saya mendengar Anda memperlakukan rekan kerja lain dengan tidak hormat, saya berjanji akan memecat Anda di tempat saat itu juga," kata Biden, seperti dikutip dari Independent, Kamis 21 Januari 2021.

Dia menegaskan setiap orang harus diperlakukan dengan sopan dan bermartabat. Ia menekankan demikian karena sikap ini sudah hilang secara besar-besaran dalam empat tahun terakhir.

Pernyataan ini tentu menyinggung masa kepemimpinan Donald Trump.

Pesan Joe Biden kepada stafnya ini tidak nmengejutkan bagi banyak orang. November 2020 lalu saat pemilu, sebuah catatan Biden dari tahun 2014 saat masih menjabat sebagai Wapres di pemerintahan Obama, muncul kembali.

Dalam catatan tersebut, Biden mengatakan kepada staf bahwa ia tidak ingin ada yang ketinggalan atau bahkan mengorbankan kewajiban penting bagi keluarga, hanya untuk bekerja.

"Kewajiban keluarga termasuk ulang tahun keluarga, hari jadi, pernikahan, upacara keagamaan apa pun, dan saat-saat dibutuhkan seperti sakit atau kehilangan dalam keluarga. Ini sangat penting bagi saya. Jika saya mengetahui Anda bekerja dengan saya, sementara kehilangan tanggung jawab keluarga yang penting, itu akan sangat mengecewakan saya," tulis Biden.

Bahkan selama kampanye presiden 2020, ia berbicara tentang langkah-langkah kebijakan termasuk cuti keluarga yang dibayar untuk mendukung orang tua yang bekerja dan keluarga mereka.