Hari Pertama PTM, Wagub DKI: Alhamdulillah Berjalan Baik

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebutkan, proses pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di Ibu Kota berjalan dengan baik. "PTM alhamdulillah berjalan baik," katanya di Jakarta, Senin, 30 Agustus 2021.

Ariza, sapaan akrabnya, menyebutkan setidaknya ada 610 sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan juga masradasah.

Sekolah yang menerapkan proses belajar tatap muka harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Yang ikut dengan ketentuan yang diatur mulai dari jam 7 sampai jam 11 dengan melaksanakan prokes dan kapasitas 50 persen. Mudah-mudahan anak-anak kita bisa mengikuti pendidikan dengan baik," katanya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas tahap 1 mulai Senin, 30 Agustus 2021 sebanyak 610 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, pemberlakuan PTM Terbatas ini sesuai Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Selain itu juga berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1026 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Corona Virus Disease 2019.

Kata dia, PTM terbatas tahap 1 di Provinsi DKI Jakarta akan digelar dengan kapasitas 50 persen pada setiap satuan pendidikan. Kecuali, untuk jenjang PAUD, SDLB, MILB, SMPLB, SMALB, dan MALB maksimal 5 peserta didik per kelas, dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter.

"Pelaksanaannya pun tentu tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena untuk PAUD dan SLB masih sangat membutuhkan pendampingan dari orang tua,” ujar Nahdiana.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel