Hari Puncak KTT G20, Jumlah Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Capai 241

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktorat Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara mencatat lalu lintas penerbangan pada puncak Konferensi Tingkat Tinggi KTT G20 di Bali, Rabu 16 November 2022 mencapai 241 penerbangan dalam dan luar negeri. Sementara jumlah total penumpang pesawat pada hari itu mencapai 34.196 orang.

"Pergerakan pesawat dalam negeri sebanyak 126 penerbangan, pergerakan pesawat luar negeri 115 penerbangan, total penumpang dalam negeri 15.665 pax, serta total penumpang luar negeri 18.531 pax," demikian yang disampaikan Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, Kamis (17/11).

Adita menyampaikan, Pada 16 November 2022, untuk penerbangan reguler domestik tersedia sebanyak 141 slot penerbangan dengan kapasitas 22.837 kursi atau 61 persen dari periode normal 233 slot dengan kapasitas 40.067 kursi.

Sedangkan untuk penerbangan reguler internasional tersedia sebanyak 174 slot dengan kapasitas 40.872 kursi atau 111 persen dari periode normal 157 slot dengan kapasitas 37.186 kursi.

Pada hari itu juga, usai puncak KTT G20, para delegasi pulang ke negara masing-masing. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut mengantar kepulangan para delegasi di Bandara Ngurah Rai. Di antaranya yaitu Perdana Menteri Italia, Ms. Giorgia Meloni yang berangkat pukul 20.00 WITA menggunakan private jet dan Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard yang berangkat pukul 18.40 WITA menggunakan pesawat komersial.

Beberapa pesawat VVIP yang berangkat pada Rabu (16/11) yaitu: Pesawat Air Force One Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang berangkat pukul 14.26 WITA, pesawat kenegaraan Presiden Turki Erdogan yang berangkat pukul 16.05 WITA, serta pesawat Presiden Perancis Emmanuel Macron yang berangkat pukul 19.30 WITA.

Selain pesawat pemimpin negara, sebanyak 10 pesawat komersial juga berangkat dari Bandara Ngurah Rai membawa pulang para pemimpin dan rombongan dari organisasi internasional, di antaranya yaitu: Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), Komisi Eropa, International Labour Organization (ILO), serta World Trade Organization (WTO).

Pada hari puncak kepulangan para delegasi G20 kemarin, pengaturan penerbangan reguler domestik relatif masih terkendali dan dilaporkan tidak ada pengalihan atau pembatalan penerbangan.

"On Time Performance atau ketepatan waktu penerbangan di hari puncak kepulangan para delegasi kemarin, di angka 65,09 persen. Beberapa keterlambatan yang terjadi dikarenakan adanya dinamika perubahan jadwal keberangkatan pesawat VVIP dan penyesuaian proses pergerakan di sisi udara untuk memastikan kelancaran penerbangan VVIP," jelasnya. [azz]