Hari Sarung Nasional, Momentum Menjaga Nilai Budaya Indonesia

Lutfi Dwi Puji Astuti, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo telah menetapkan Hari Sarung Nasional jatuh pada tanggal 3 Maret setiap tahunnya. Hal ini pertama kali diumumkan saat acara Sarung Fest di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada 3 Maret 2019 lalu.

Sarung sendiri merupakan kekayaan budaya yang tidak dimiliki bangsa dan negara lain. Hal inilah yang membuat sarung memiliki identitas yang turut mempromosikan keislaman yang menghargai tradisi, keramahan, dan telah menjadi karakteristik dari masyarakat Indonesia.

Sarung sudah sangat dekat dengan kehidupan dan budaya sebagian besar masyarakat Indonesia. Bisa dikatakan, di seluruh pelosok Nusantara, rakyat Indonesia sudah mengenal dan tidak asing dengan kain sarung.

Bahkan, sarung kini telah menjadi salah satu pakaian khas bangsa Indonesia yang keberadaannya masih eksis hingga saat ini. Hal ini tidak lain karena, selain dikenal sebagai busana muslim, penggunaan sarung juga sebagai atribut yang berhubungan dengan budaya dan adat istiadat.

Selain itu, kain sarung produksi Indonesia juga telah digunakan oleh banyak orang di berbagai negara. Tentunya, ini turut menjadi salah satu kebanggaan untuk kita sebagai bangsa Indonesia.

Namun, agar kain sarung bisa tetap eksis keberadaannya, Direktur Utama PT Behaestex, Najib Abdurrauf Bahasuan, mengatakan, butuh keterlibatan dan peran dari masyarakat serta pemerintah untuk mendorong industri sarung terus tumbuh dan berkembang.

Salah satunya, menurut dia, dengan menjadikan sarung sebagai pakaian yang wajib digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

"Untuk mempertahankan pelestarian nilai budaya kepada masyarakat, kami mendukung agar sarung tetap menjadi salah satu khasanah budaya bangsa," ujarnya lewat rilis yang diterima VIVA, Selasa 2 Maret 2021.

"Semoga di hari Sarung Nasional ini menjadi momen bagi kita semua untuk tetap menjaga nilai budaya Indonesia, melalui penggunaan kain sarung dalam berkegiatan,“ tambah Najib Abdurrauf Bahasuan.