Hari Tani Nasional, UMKM Dari Bumi Ingin Hasil Alam Potensial jadi Makanan Eksperimental

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September sejak tahun 1960. Bertepatan dengan Hari Tani Nasional, UMKM asal Jogja, Dari Bumi dirilis sebagai jembatan antara petani dan hasil alam yang terkurasi.

Dari Bumi menghadirkan hasil tani yang terkurasi dari petani-petani di pelosok Indonesia. Di antaranya petani dari daerah Sumenep, Sine, Pohkumbang, Tugu Papak hingga Lebak.

TERKAIT: Hari Tani Nasional, Belanja Sayur yang Aman di Masa Depan Melalui Aplikasi

TERKAIT: Pria Lulusan S2 Kerap Dicibir Jadi Petani Jamur, Kini Bisa Raup Ratusan Juta Perbulan

TERKAIT: Kisah Guru SD Banting Setir Jadi Petani Cabai, Untung Ratusan Juta hingga Bisa Beli Motor Harley

Kurasi hasil tani mengadopsi 3 semangat kebaikan, seperti memilih hasil bumi terbaik (kurasi hasil bumi), menjaganya dengan baik (proses penyimpanan), serta mengantarkannya dengan cara yang baik (pengemasan hingga pengiriman ke tangan konsumen). Mulai dari beras pandan, beras merah, madu kelengkeng, madu akasia, daun kelor, bunga telang, rosella ungu hingga kopi temanggung yang termashyur.

Dalam perilisannya, Dari Bumi juga menghadirkan buah cinta petani Indonesia ke masyarakat. Launching kali ini diwarnai dengan perilisan sebuah video di YouTube Dari Bumi yang berjudul “Terima Kasih Petani Indonesia”.

Mimpi Dari Bumi

UMKM Dari Bumi rilis bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang mengkurasi hasil alam untuk memperkuat ketahanan pangan dan berpotensi jadi makanan-minuman eksperimental
UMKM Dari Bumi rilis bertepatan dengan Hari Tani Nasional yang mengkurasi hasil alam untuk memperkuat ketahanan pangan dan berpotensi jadi makanan-minuman eksperimental

Dari Bumi adalah inisiasi dari Agung Prasetyo. Berawal dari perjalanan tim ke Temanggung dan mencoba rangkaian kopi dari kebun-kebun yang ada di sana.

Setelah mencoba kopi-kopi tersebut, Agung merasakan betapa besarnya sebuah potensi sebuah hasil tani. Dengan mengobservasi proses dari hulu ke hilir, Agung akhirnya berpikir untuk mengkurasi hasil tani yang lebih banyak lagi.

"Sayang sekali jika potensi sebuah produk, hanya berhenti di kalangan tertentu. Produk yang baik, seharusnya jadi milik semua orang. Kami juga ingin memaksimalkan potensi team internal serta network yang kami miliki, untuk menyebarkan potensi hasil bumi ini ke arah makanan dan minuman yang eksperimental," ujarnya.

Ke depan, Dari Bumi harapannya menjadi rujukan masyarakat atas produk-produk hasil tani yang terkurasi atau bahkan menjadi gerakan-gerakan inisiatif yang mendukung petani Indonesia untuk lebih berdaya, lebih sejahtera. "Kelak hasil-hasil tani yang beragam harus mudah di temui di manapun, jadi gaya hidup dalam bentuk-bentuk yang unik", katanya menambahkan.

Dari Bumi ingin menjadi bagian yang berkontribusi pada ekosistem industri tani dan mendukung program ketahanan pangan yang populer serta kesehatan masyarakat Indonesia. Info selengkapnya tentang Dari Bumi bisa dilihat di Instagram @daribumiofficial atau marketplace Dari Bumi Official serta Tokotalk, daribumi.id.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel