Harimau Seret 2 Kambing dari Kandang di Teluk Lanus Siak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, kembali heboh dengan kemunculan seekor harimau sumatra. Satwa belang ini sebelumnya pernah terlihat pada April lalu oleh masyarakat.

Kemunculan harimau sumatra ini dibenarkan oleh Kepala Bidang II Balai Besar Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Heru Sutmantoro. Dia menyebut tim sudah turun ke lokasi pada Minggu, 27 Juni 2021.

Heru menjelaskan, BBKSDA Riau mendapat laporan kemunculan si Datuk Belang pada Sabtu, 26 Juni 2021. Puncak predator di hutan ini sudah memangsa dua ternak milik warga di Dusun Tiga, desa tersebut.

"Dua ekor kambing ditemukan mati setelah dimangsa harimau," kata Heru, Senin siang, 28 Juni 2021.

Heru menjelaskan, dua ekor kambing itu berada di dua lokasi berbeda. Bangkai hewan itu ditemukan tak jauh dari kandang setelah diseret harimau dari belakang rumah warga setempat.

"Harimau itu masuk ke kandang terkunci, kayu kandang patah ketika harimau menangkap kambing," sebut Heru.

Sosialisasi ke Warga

BBKSDA Riau sudah menganalisis jejak di lokasi. Dari pengamatan foto dan temuan di lokasi, petugas memastikan bahwa jejak itu merupakan milik harimau sumatra.

"Petugas menyimpulkan yang memangsa dua ekor kambing itu satu harimau," ucap Heru.

Heru menyebut Tim Wildlife Respon Unit BBKSDA Riau sudah berkomunikasi dengan pihak desa. Tindakan selanjutnya menunggu tangkapan dari kamera pengintai yang dipasang di lokasi.

"Sosialisasi juga ke warga agar tidak bertindak sendirian karena harimau merupakan satwa dilindungi negara," kata Heru.

Sebagai informasi, Desa Teluk Lanus pada April lalu juga heboh dengan kemunculan harimau tak jauh dari pemukiman. Warga sempat merekam harimau ini sedang menangkap seekor ayam.

Hingga kini BBKSDA Riau belum bisa memastikan apakah harimau yang muncul pada April dengan yang saat ini masih dari individu yang sama.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel