Harmoni Adalah Perpaduan Nada dalam Musik, Ketahui Definisi dan Ragamnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Harmoni adalah perpaduan nada, yaitu perpaduan bunyi nyanyian atau permainan musik yang menggunakan dua nada atau lebih dan dibunyikan secara bersamaan. Dengan kata lain, harmoni adalah keselarasan bunyi yang merupakan gabungan dua anda atau lebih yang berbeda tinggi rendahnya.

Harmoni ini bisa Anda maknai dan sering digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dalam filsafat dan musik. Dalam musik, harmoni dapat menghasilkan mutu suara yang membuat sebuah nada dapat dinikmati oleh pecinta musik.

Secara luas, pengertian harmoni adalah ilmu yang mempelajari cara mengkombinasikan atau menggabungkan nada secara serentak sampai menjadi sebuah akor. Sedangkan secara terminologi harmoni adalah ilmu yang mempelajari keselarasan bunyi dalam bentuk musik dan di dalamnya terdiri dari berbagai macam teori-teori musik yang akhirnya diaplikasikan dalam sebuah karya musik.

Berikut ini ulasan mengenai pengertian harmoni dan ragam-ragamnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (2/10/2021).

Pengertian Harmoni Menurut Para Ahli

Ilustrasi Bermain Piano Credit: pexels.com/Juan
Ilustrasi Bermain Piano Credit: pexels.com/Juan

Pengertian harmoni adalah perpaduan beberapa nada dalam satu hitungan atau ketukan secara serentak atau bersamaan. Sedangkan menurut para ahli ini, pengertian harmoni adalah :

Bonoe (2003:180)

Bahwa pengertian harmoni adalah cabang ilmu pengetahuan musik yang membahas dan juga membicarakan terkait keindahan komposisi musik.

Malm (1996:15)

Bahwa harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan secara bersama-sama pada umumnya disebut dengan akord.

Ragam Harmoni

Ilustrasi Alat Musik Credit: pexels.com/Karia
Ilustrasi Alat Musik Credit: pexels.com/Karia

Ada beberapa ragam harmoni dalam musik adalah sebagai berikut ini:

1. Aliran Harmoni

Aliran harmoni adalah suatu aliran dalam seni musik yang membicarakan tentang hubungan antara nada satu dengan nada yang lain. Kaidah-kaidah yang dikemukakan oleh seorang komponis dan ahli teori musik bernama Jean Philippe Rameau (1683—1764) menjadi landasan dasar dalam seni musik sampai akhir abad ke-19. Pada abad ke-20 tercipta efek-efek harmoni baru karena adanya penggunaan penadaan baru.

2. Orkes Harmoni

Orkes harmoni adalah seperangkat orkes yang secara khusus meliputi alat-alat musik tiup dari kayu, logam, dan alat musik pukul yang dapat dilengkapi dengan bas-kontra.

3. Pola Harmoni

Pola harmoni adalah sebuah usaha untuk mempertemukan berbagai pertentangan dalam masyarakat. Hal ini diterapkan pada hubungan-hubungan sosial ekonomi untuk menunjukkan bahwa kebijaksanaan sosial ekonomi yang paling sempurna hanya dapat tercapai dengan meningkatkan permusyawaratan antara anggota masyarakat. Pola ini juga disebut sebagai pola integrasi.

Teori Dasar Harmoni dalam Musik

Ilustrasi lagu, musik. (Gambar oleh Steve Buissinne dari Pixabay)
Ilustrasi lagu, musik. (Gambar oleh Steve Buissinne dari Pixabay)

1. Trisuara dan Tingkatannya

Trisuara atau Triad kalau kita membangun tiga nada yang berjarak masing-masing terts di atas suatu nada alas, maka akan diperoleh suatu akord yang disebut tri-suara atau triad.

2. Tingkatan Trisuara

Untuk masing-masing nada dari suatu tangga nada dapat dibentuk tri-suara, dengan masing-masing tingkatan sebagai berikut:

a. Nada I disebut Tonik

b. Nada II disebut Super-Tonik

c. Nada III disebut Median

d. Nada IV disebut Sub-Dominan

e. Nada V Dominan

f. Nada VI Sub-Median

g. Nada VII Leading tone

h. Nada VIII Oktav

3. Macam-macam Akor dalam Harmoni Musik

a. Pertama akor tonika yaitu akor tingkat I dalam tangga nada mayor dan akor tingkat i dalam tangga nada minor.

b. Kedua akor sub-dominan yaitu akor tingkat IV dalam tangga nada mayor, akor tingkat iv dalam tangga nada minor.

c. Ketiga akor dominan yaitu akor tingkat V mayor, v minor.

Rangkaian Harmoni

Ilustrasi musik, lagu, piano. (Photo by Claude Gabriel on Unsplash)
Ilustrasi musik, lagu, piano. (Photo by Claude Gabriel on Unsplash)

1. Nada Tambahan

Agar nada-nada lain yang tidak termasuk dalam nada harmoni dapat dipakai bersamaan, maka dibuat ketentuan-ketentuan sebagai berikut ini:

a. Nada yang berada di antara dua nada harmoni pada waktu melodi bergerak ke atas atau ke bawah disebut nada sisipan (passing note), karena berada di antara nada harmoni tersebut.

b. Nada yang berada di antara nada harmoni pada waktu melodi bergerak ke atas atau ke bawah tetaapi pada pukulan kuat disebut nada pendahulu (appogiatura), karena berada di antara nada harmoni tersebut tetapi pada hitungan yang kuat.

c. Nada yang berada di antara dua nada harmoni yang sama, jadi pada waktu melodi bergerak ke atas atau ke bawah kemudian kembali lagi, disebut nada bantu (auxiallary note), karena berada di antara nada harmoni di mana nada tersebut kembali lagi semula.

d. Nada yang berada di antara nada harmoni pada waktu melodi bergerak secara bergantian ke atas atau ke bawah disebut nada ganti (changing note), karena secara berganti arah.

2. Kadensa

Kadensa adalah suatu rangkaian harmoni sebagai penutup pada akhir melodi atau di tengah kalimat, sehingga bisa menutup sempurna melodi tersebut atau setengah menutup (sementara) melodi tersebut.

3. Tierce de Picardie

Kalau dalam suatu tangga nada minor, kemudian masuk tangga nada mayor, di mana nada terts minor menjadi terts mayor, maka hal ini disebut dengan Tierce de Picardie.

4. Modulasi

Modulasi adalah pergantian dari satu tangga nada ke tangga nada lain. Hal ini sering dilakukan di tengah-tengah lagu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel