Harry Kane Diharamkan ke MU, PSG Bisa Ketiban Untung

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, baru baru ini mengungkapkan akan menunggu sampai Piala Eropa 2021 untuk membuat keputusan terkait masa depannya.

Kane masih memiliki tiga tahun masa kontrak dengan spurs. Dan, The Lilywhites tidak ingin kehilangan servis Kane yang menjadi pencetak gol terbanyak mereka musim ini.

Tottenham pun dikabarkan telah membanderol kapten Timnas Inggris ini dengan nilai transfer yang tinggi mencapai 175 Juta Poundsterling (sekitar Rp2,9 Triliun).

Meski demikian, hal itu tidak menghentikan spekulasi tentang kemungkinan Kane pindah dari London Utara. Paris Saint-Germain dan Real Madrid di antara klub asing yang menunjukkan minat.

Menurut laporan The Independent, pemain berusia 27 tahun itu lebih suka bergabung dengan klub Inggris lain daripada pindah ke luar negeri.

Dia pun diklaim akan pindah ke MU. Hal tersebut disampaikan oleh legenda Setan Merah, Roy Kane.

Dari pantauannya, ia meyakini kalau Kane punya niatan untuk bergabung dengan Manchester United pada musim depan nanti.

"Dia pasti melihat tim United yang sekarang dan mendengar bahwa mereka telah membuat progres dalam 12 bulan terakhir, dan sudah pasti Kane pasti berpikir: 'Saya bisa menjadi ujung tombak di Man United, anda tahu?'," kata Keane dikutip dari Metro.co.uk.

"Dengan servis yang bisa ia dapatkan, Kane pasti lebih memilih United. Saya rasa Kane lebih memilih United. Saya merasa bahwa dia lebih memilih United. Hanya perasaan saya saja," lanjutnya.

Namun, laporan yang sama menunjukkan bahwa, bos Tottenham Daniel Levy tidak akan menjual sang pemain ke rival domestiknya.

Alhasil, PSG yang sekarang dikelola oleh mantan bos Spurs, Mauricio Pochettino adalah favorit saat ini untuk merekrut Kane.